Terbakar, Wakil Ketua DPRD Kaltim Minta Pabrik Smelter Dilokalisir

Samsun: Kawasan Pabrik Dilokalisir Saja

0 118

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Terjadi insiden kebakaran di Pabrik Smelter Nikel PT Kalimantan Ferro Industri (KFI) yang merenggut nyawa dua pekerja, dimana salah satunya adalah Warga Negara Asing (WNA) dan pekerja dengan luka bakar serius hingga hampir 100 persen.

Kebakaran bermula dari area persiapan bubuk Batubara yang terletak di samping pabrik utama. Kejadian ini terjadi ketika pabrik sedang melakukan uji coba mesin dan peralatan.

Hal itu mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Samsun.

“Sistem atau rescue-nya harus ditingkatkan karena sewaktu waktu bahaya kebakaran bisa terjadi kapanpun dan dimanapun, apalagi berkaitan dengan mesin,” terang Samsun kepada awak media, usai mendampingi Ketua DPRD Kaltim, dalam Rapur Ke-38, Senin (16/10/2023).

Legislator PDIP Kaltim ini kemudian menjelaskan, perusahaan Smelter Nikel asal Tiongkok tersebut masih berada dalam tahap pembangunan dan belum mencapai tahap operasional penuh. Kebakaran terjadi selama fase konstruksi atau pengujian peralatan, sebelum pabrik tersebut benar-benar beroperasi.

“Nanti akan ada tahapan penyiapan untuk rescue. Selama insiden kecelakaan kerja tidak berdampak ke masyarakat secara umum dan tidak membahayakan, itu tidak jadi masalah,” bebernya.

Baca Juga:

Namun, yang menjadi perhatian adalah potensi kebakaran dapat menyebar ke wilayah masyarakat dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar. Sebab itu ia berharap, kawasan pabrik untuk segera dilokalisir.

“Kawasan pabrik dilokalisir saja, supaya tidak berdampak ke masyarakat. Itu yang paling penting,” ungkapnya.

Perusahaan ini baru saja diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, pada 19 September lalu. Namun, Pabrik Smelter Nikel yang berlokasi di Desa Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kukar itu mengalami kebakaran, Rabu 11 Oktober 2023. (DETAKKaltim.Com/ADV/DPRD Kaltim)

Penulis: Lisa

Editor: Lukman

(Visited 106 times, 1 visits today)
Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!