Operasikan Rig Tasha, PHM Giatkan Aktivitas Pengeboran Lepas Pantai

0 313

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku Operator  Wilayah Kerja Mahakam dengan dukungan SKK Migas, terus menggiatkan pengeboran guna mempertahankan tingkat produksi.

PHM mengoperasikan Rig Jack Up Tasha untuk mengebor 14 sumur lepas pantai (offshore) yang tersebar di 6 fasilitas anjungan lepas pantai (platform), di lapangan South Mahakam dan Sisi Nubi mulai Rabu (25/4/2018).

Rig milik PT Apexindo Pratama ini akan beroperasi selama 24 bulan hingga April 2020. Persiapan untuk mendatangkan dan mengoperasikan Rig Tasha ini berjalan baik berkat dukungan penuh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementrian ESDM, maupun berbagai otoritas pemerintah yang terkait.

Dengan demikian sudah 3 rig yang dioperasikan PHM di Wilayah Kerja Mahakam, yaitu Rig Maera dan Rig Yani untuk wilayah Delta, dan Rig Tasha untuk wilayah lepas pantai. Bahkan Rig Maera telah dioperasikan sejak 2017 dalam kerja sama dengan operator terdahulu.

General Manager PHM John Anis mengatakan, peningkatan aktivitas pengeboran di wilayah kerja Mahakam ini memperlihatkan komitmen Pertamina, melalui PHM untuk memastikan agar produksi di wilayah kerja penghasil gas dan minyak ini tetap optimal, dan memberikan hasil terbaik bagi negara.

”Aktivitas pengeboran di wilayah kerja Mahakam sebagai bentuk komitmen Pertamina melalui PHM, untuk terus memastikan agar produksi di wilayah kerja penghasil gas dan minyak tetap optimal, sehingga memberikan hasil yang terbaik bagi negara,” ujar General Manager PHM John Anis melalui rilis yang diterima DETAKKaltim.Com, Kamis (26/4/2018).

Blok Mahakam yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai dikelola oleh Pertamina sejak 1 Januari 2018. Terdiri dari 5 lapangan yang memproduksi gas yaitu Tambora, Tunu, Peciko, Sisi Nubi, dan South Mahakam. Dan 2 lapangan yang memproduksi minyak masing-masing Bekapai dan Handil.

Standar keselamatan yang tinggi tetap dipertahankan oleh PHM, dan telah mencapai 111 hari tanpa kehilangan hari karena kecelakaan kerja (Lost Time Injury/LTI).

”Keselamatan kerja tetap merupakan nilai utama yang diterapkan oleh PHM di Wilayah Kerja Mahakam,” tegas John Anis. (Gladis)

 

(Visited 67 times, 1 visits today)
Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!