Banjir Sangatta, Sekitar 1.700 KK Terdampak di 2 Kecamatan

Dicky : Susah Air Bersih

Kondisi Air di Gang Masjid, Sangatta Utara, pada Pukul 17:44 Wita. (foto : Exclusive)
Kondisi Air di Gang Masjid, Sangatta Utara, pada Pukul 17:44 Wita. (foto : Exclusive)

DETAKKaltim.Com, SANGATTA : Banjir masih melanda 5 Desa di 2 Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kaltim, Minggu (20/3/2022).

Berdasarkan data laporan sementara yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, menyebutkan keadaan banjir di Kutim, Minggu 20 Maret 2022 sampai Pukul 12:00 Wita sekitar 1.700 warga terdampak.

Berikut data-datanya :

  1. Kecamatan Sangatta Utara

  • Desa Sangatta Utara
  • Ketinggian Air rata-rata : 30 cm sampai 170 cm (naik 90 cm)
  • Rumah yang terdampak : sekitar 600 KK
  • Desa Swarga Bara
  • Ketinggian rata-rata : 10 cm sampai 110 cm (naik 20 cm)
  • Rumah yang terdampak : sekitar 100 KK
  • Kelurahan Teluk Lingga
  • Ketinggian rata-rata : 50 sampai 120 cm (naik 20 cm)
  • Rumah yang terdampak : sekitar 300 KK
  1. Kecamatan Sangatta Selatan

  • Kelurahan Singa Geweh
  • Ketinggian rata-rata : 20 cm sampai 170 cm (naik 100 cm)
  • Rumah yang terdampak : sekitar 350 KK
  • Desa Sangatta Selatan
  • Ketinggian rata-rata : 20 sampai 200 cm (naik 50 cm)
  • Rumah yang terdampak : sekitar 450 KK

Banjir disebutkan disebabkan oleh luapan aliran Sungai dan curah hujan, saat ini debit Air masih bertambah dikarenakan curah hujan masih berlangsung. Hingga saat ini juga dilaporkan belum ada korban jiwa, akibat banjir.

BERITA TERKAIT :

BPBD telah mengambil tindakan berupa melaksanakan pengecekan ke lokasi terdampak banjir. Melaksanakan koordinasi dengan  instansi terkait untuk penanganan korban banjir, tempat pengungsian, dan dapur umum.

Selain itu, juga menurunkan personel untuk melakukan mengecek kondisi warga yang terdampak, membantu pelaksanaan evakuasi masyarakat yang terdampak banjir. Serta membantu pendistribusian logistik dari dapur umum ke lokasi terdampak banjir.

Sejumlah personel dari berbagai instansi ambil bagian dalam membantu korban, di antaranya Kodim 0909/Ktm 25 orang, Koramil 0909-01 /Sgt 15 orang, Polres Kutim dan Polsek Sangatta 50 orang, Lanal  Sangatta 20 orang, BPBD Kutim 25 orang, SAR 10 orang, Tagana 20 orang, PMI 8 orang, dan Dinas Sosial 10 orang.

Kondisi akses jalan poros Km 2 Sangatta – Bontang saat ini, disebutkan, tergenang air tinggi, tidak bisa dilalui kendaraan.

Untuk Posko Banjir disebutkan di Kantor BPBD Kutim, dan Kantor Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara.

Sedangkan tempat pengungsian masing-masing Masjid Agung Al Faruqh, Gedung Serba Guna Pemkab Kutim, Aula Makodim 0909 Kutim, Sekretariat Muhammadiyah, dan GOR KPC Swarga Bara.

Dicky Septian (17), salah sorang warga Jalan H Masdar yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini kondisi masih banjir di sejumlah ruas jalan termasuk jalan poros H Masdar yang tergenang Air. Namun rumahnya aman, sehingga memilih tidak mengungsi. Meski begitu, ia mengaku tidak bisa keluar lantaran terkepung banjir.

Disinggung mengenai aliran listrik, Dicky mengatakan tetap menyala meski ada sebagian yang padam. Hanya aliran Air PDAM yang terhenti.

“PDAM mati total sejak pagi kemarin, susah air bersih.” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala BPDB Kutim yang coba dikonfirmasi terkait perkembangan terakhir di lokasi banjir belum bisa dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Banjir besar yang melanda Sangatta ini bukan yang pertama kalinya terjadi, dari catatan DETAKKaltim.Com diketahui juga terjadi sekitar bulan Mei 2021. Bahkan 18 Desa di 7 Kecamatan terdampak. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.