Pilgub Kaltim, Isran-Hadi Berharap Diusung PDI Perjuangan  

Hadi: Dengan Segala Kerendahan Hati Mengajukan Diri

0 169

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mengantar formulir pendaftaran untuk diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun 2024, yang akan digelar 27 November 2024.

Saat mengantar formulir pendaftaran yang diambil beberapa waktu lalu, Isran tidak hadir bersama Hadi. Ia ditemani beberapa orang, salah satunya H Nanang Sulaiman yang akrab disapa Abah Nanang.

Kedatangan Hadi dan rombongan kecilnya yang berjumlah 4 orang disambut sejumlah petinggi PDIP Kaltim, diantaranya Marten Apuy, Zuhdi Yahya, Supratono, dan Roy Hendryanto di Sekretariat DPD PDI Perjuangan, Samarinda, Rabu (15/5/2024) Pukul 09:30 Wita.

“Proses yang sedang dilakukan pada hari ini adalah mekanisme yang biasa kami lakukan di internal PDI Perjuangan, setiap ada Pilkada ataupun Pilpres selalu ada penjaringan yang kami lakukan,” jelas Marten yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan PDI Perjuangan Kaltim.

PDI Perjuangan menjaring sebanyak mungkin kandidat, lanjut Marten, untuk selanjutnya diserahkan ke DPP PDI Perjuangan jika memenuhi persyaratan administrasi. Di tingkat DPP, tidak menutup kemungkinan ada uji kepatutan dan kelayakan.

“Putusan akhir di DPP, kami hanya bisa merekomendasikan saja,” imbuhnya seraya menambahkan PDI Perjuangan memberikan kesempatan yang sama kepada semua bakal calon yang datang.

Dari beberapa nama yang telah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran, baru Isran dan Hadi yang langsung menyebutkan berpasangan sebagai bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur.

“Mudah-mudahan niat baik seperti ini, bisa menjadi salah satu alternatif bagi PDI Perjuangan untuk bisa mengusung,” kata Marten.

Baca Juga:

Sebelum menyerahkan formulir pendaftarannya, Hadi menyampaikan harapannya agar siapapun nanti yang menjdi Gubernur dan Wakil Gubernur bisa membawa Kaltim bisa lebih baik.

“Tapi tentu secara pribadi saya berterima kasih kepada Pak Isran Noor, karena prestasi beliau luar biasa,” kata Hadi.

Ia kemudian mengemukan beberapa prestasi Isran Noor, diantaranya baru kali ini sepanjang sejarah APBD Kaltim tembus Rp25 Trilyun. Program Beasiswa Rp1,3 Trilyun dalam 5 tahun, dan dia juga yang menolak pemberhentian tenaga honorer, serta sejumlah prestasi lainnya.

“Mudah-mudahan beliau bisa membangun Kaltim lagi,” harap Hadi seraya menambahkan jika ia hanya mendampingi.

Hadi kemudian menyampaikan harapannya dapat diusung PDI Perjuangan Kaltim, dengan menyerahakn dokumen pendaftarannya.

“Saya atas nama Pak Isran Noor dan Hadi Mulyadi dengan segala kerendahan hati mengajukan diri sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur agar diusung oleh DPD PDI Perjuangan untuk mendaftar di KPU,” kata Hadi.

Selain ke PDI Perjuangan, Hadi mengungkapkan juga mendaftar di 7 dari 9 Partai Politik pemilik kursi di DPRD Kaltim. Masing-masing Gerindra, PKB, Demokrat, PAN, Nasdem, PKS, dan PDI Perjuangan. Sedangkan PPP belum, karena memang belum membuka pendaftaran.

“Dari tujuh itu, ada yang sudah mengatakan secara lisan Sembilan puluh persen,” ungkap Hadi seraya menambahkan tidak mendaftar ke Partai Golkar karena ketua partai tersebut juga mau ikut bertanding.

Hingga pendaftaran di PDI Perjuangan, Hadi mengungkapkan telah mengembalikan semua formulir yang telah diambil kecuali PAN dan PKS. PAN akan diserahkan setelah penyerahan di PDI Perjuangan, sedangkan untuk PKS akan diserahkan hari Senin.

Diungkapkan Marten, pendaftaran di PDI Perjuangan di tutup hari ini. Setelah pendaftaran ini berkas akan diteliti sebelum kemudian dikirim ke DPP untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: LVL

(Visited 160 times, 1 visits today)
Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!