Perebutan Kursi Gubernur Kaltim, Mahyudin Tunggu Restu Ibu

Guru Danau: Ini Giliran Kamu Menjadi Gubernur Kaltim

0 138

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Bupati Kutai Timur Tahun 2003-2005 Mahyudin menggelar Silaturrahmi dan Buka Puasa bersama dengan tokoh masyarakat Kaltim di Hotel Five Premiere, ex Hotel Selyca, Rabu (20/3/2024).

Di hadapan ratusan masyarakat Kaltim yang memenuhi restoran hotel tersebut, Mahyudin yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Kaltim periode 2019-2024, sekaligus sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2014-2019, mengungkapkan dorongan datang dari KH Asmuni atau Guru Danau untuk maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Kaltim.

Iapun mengungkapkan, dorongan untuk maju itu disampaikan saat dipanggil menemui ulama kharismatik itu di kediamannya di Banjarmasin.

“Ini giliran kamu menjadi Gubernur Kaltim,” kata Mahyudin menirukan ucapan Guru Danau yang baru saja meninggal lebih sebulan lalu, tepatnya Jum’at (2/2/2024).

Pada sesi tanya jawab dengan Wartawan, Mahyudin yang juga pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2009-2014 menyampaikan, awalnya tidak ada niat untuk maju. Namun karena banyaknya dukungan dan dorongan dari pengajian-pengajian, sehingga ia mempertimbangkan untuk maju meski tetap melakukan banyak konsultasi dengan banyak orang dan Ibu Kandungnya.

“Yang paling utama adalah Ibu Kandung saya,” ungkap Mahyudin yang lahir, 8 Juni 1970.

Baca Juga:

Iapun merencanakan bertemu Ibunya untuk minta pendapat, karena ia baru pulang dari Mesir. Jika Ibunya merestui dan menyuruhnya maju, maka ia berniat maju dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat Kaltim.

“Tapi kalau Ibu sayang bilang jangan dulu, nanti aja, atau jangan ya mungkin saya tidak maju,” jelas Mahyudin yang sempat menduduki kursi Wakil Bupati Kutai Timur tahun 2001-2003.

Pertemuan hari ini, jelasnya tidak lebih dari silaturrahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat Kaltim sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat apakah kemungkinan akan maju.

Kemungkinannya ada,” kata Mahyudin tegas.

Ditanya tentang kriteria wakil yang akan dipilihnya jika maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Kaltim, Mahyudin yang pernah juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kutai Timur tahun 2000-2001 mengungkapkan saat ini belum kelihatan.

Persoalan wakil, lanjutnya, harus memiliki kesamaan visi dan men-support. Iapun memberikan ilustrasi jika memilih wakil yang pintar, namun tidak bisa menambah suara sehingga kalah. Maka itu tidak ada gunanya.

Jadi orientasi memilih wakil pasti berorientasi juga saling mengisi, saling mendukung. Sebuah symbiosis yang bagus, tetapi juga mampu memenangkan pertarungan,” beber Mahyudin.

Saat ini, ungkapnya, masih memantau dan banyak pilihan. Pihaknya akan melibatkan konsultan, untuk menentukan pilihan.

Berdasarkan jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemilihan Gubernur Kaltim akan digelar, Rabu (27/11/2024). Sehingga tersisa waktu sekitar 8 bulan menuju hari H pemilihan. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: LVL

(Visited 128 times, 1 visits today)
Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!