Dialog Warga, Anggota DPRD Balikpapan Sorot BPJS Kelas III

Ardiansyah: Pendataan BPJS Gratis Masih Banyak Kendala

0 1,035

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN: Wakil Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Ardiansyah, melaksanakan dialog bersama Warga di lingkungan RT 15, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, Senin (13/3/2023).

Dialog warga kali ini mengusung tema “Peningkatan Kesehatan Bagi Pemegang Kartu BPJS Kelas III”.

Perwakilan BPJS, Perwakilan Dinas Kesehatan, dan tokoh masyarakat, serta warga RT 15, Kelurahan Mekar Sari, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ardiansyah menyampaikan bahwa Program Dialog Warga merupakan program yang diluncurkan DPRD Kota Balikpapan, guna dapat menjalin komunikasi antara legislatif dengan konstituen (masyarakat).

Dialog Warga ini bertujuan, selain dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam program ini, ia juga dapat mendengar keluhan langsung dari masyarakat.

“Dalam program dialog ini, warga boleh untuk mengkritisi, memberikan masukan, sekaligus menyampaikan program-program yang telah dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan,” kata Ardiansyah.

Selain itu, lanjut Ardiansyah, dalam Program Dialog Warga ini juga untuk menjelaskan fungsi dan tugas DPRD.

“Melalui program ini, kita dapat mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengarkan keluhan secara langsung. Serta di sini kita juga dapat menjelaskan secara langsung, tentang fungsi dan tugas sebagai anggota DPRD,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ardiansyah menyampaikan, Program Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terkait BPJS gratis untuk masyarakat Balikpapan, bagi pemegang Kartu Kesehatan BPJS Kelas III.

“Dalam dialog warga kali ini, ada warga yang mengaku 6 bulan tidak menggunakan Kartu BPJS gratis (KIS). Ketika digunakan warga kartu KIS tersebut tidak bisa digunakan, alias tidak aktif,” ungkapnya.

Baca Juga:

Ardiansyah juga mengatakan, ada beberapa warga menyampaikan pengalaman yang dialami mereka ketika dalam perawatan. Dalam menjalani perawatan (Opname), setelah tiga hari warga disuruh pulang dulu untuk melakukan rawat jalan. Kemudian bisa kembali lagi ke Rumah Sakit (RS), melakukan Opname.

“Padahal saat dilakukan pertemuan bersama Kepala BPJS yang baru, itu sudah tidak diperbolehkan lagi. Namanya pelayanan kesehatan itu, harus melayani pasien sampai sembuh baru boleh diijinkan pulang,” jelasnya.

Ardiansyah juga menilai, pelayanan kesehatan bagi Pemegang Kartu BPJS Kelas III (gratis) yang merupakan Program Pemkot Balikpapan, dalam pengaplikasiannya masih banyak kendala.

“Dalam pendataan BPJS gratis masih banyak kendala, seperti karyawan yang telah di PHK. Semula pemegang BPJS Kelas I atau II kemudian memiliki tunggakan, ingin beralih ke BPJS Kelas III, namun tidak dapat membayar tunggakannya, ini masih menjadi permasalahan di masyarakat,” bebernya.

Politisi PPP ini berharap, dengan dijalankan Program Dialog Warga tersebut segala permasalahan yang dikeluhkan warga dapat ditindak lanjuti Pemkot Balikpapan, agar warga betu-betul dapat pelayanan kesehatan yang maksimal secara gratis. (DETAKKaltim.Com/Adv.)

Penulis: Jamil/Roni

Editor: Lukman

(Visited 60 times, 1 visits today)
Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!