Ketua Komisi 2 DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono. (foto: Lisa)
DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sapto Setyo Pramono menempatkan kualitas politik, sebagai fondasi utama tercapainya kesejahteraan sosial. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari angka ekonomi, tetapi juga dari seberapa sehat proses politik yang melahirkan kebijakan publik.
Sapto menilai, relasi antara politik dan kesejahteraan tidak bisa dipisahkan. Ia menyebut, setiap regulasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat lahir dari proses politik yang dilakukan para pemangku kebijakan.
“Setiap kebijakan sosial bermula dari kualitas politiknya. Jika fondasinya lemah, hasilnya pasti tidak maksimal,” ungkapnya, Rabu (3/12/2025).
Lebih jauh politisi Partai Golkar ini menekankan pentingnya sumber daya manusia politik, yang memiliki kompetensi serta pemahaman kebangsaan yang kuat. Tanpa hal itu, kata Sapto, kebijakan yang tercipta akan jauh dari nilai moral publik. Ia mengingatkan, etika adalah parameter utama untuk memastikan politik tidak menyimpang dari kepentingan rakyat.
“Bagaimana mungkin kesejahteraan bisa terwujud kalau tata kelola politiknya tidak beretika?,” tegasnya.
Berkaitan dengan itu, Sapto mendorong pemerintah memperkuat kembali agenda pendidikan politik sebagaimana amanat Permendagri Nomor 36 Tahun 2010. Ia menilai, literasi politik masyarakat masih perlu ditingkatkan secara sistematis. Menurutnya, pendidikan politik tidak boleh hanya menyasar kampus, tetapi harus dimulai sejak jenjang menengah.
Baca Juga:
- Literasi Politik Rendah, Sapto Desak Pemuda Kaltim Ambil Peran Demokrasi
- DPRD Kaltim Soroti Pentingnya Survei Wisata untuk Tingkatkan Daya Saing
- Kualitas Lembaga Mitra Gratispol Jadi Fokus Pengawasan DPRD Kaltim
Ia mengusulkan pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif, agar generasi muda benar-benar memahami fungsi politik dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak harus diajak mengerti bagaimana politik bekerja, bagaimana bersikap etis, dan bagaimana politik bisa menjadi jalan untuk menghadirkan kesejahteraan, bukan justru memicu masalah,” jelasnya. (DETAKKaltim.Com/Adv./DPRD Kaltim)
Penulis: Lisa
Editor: Lukman
