Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. (foto: HB)
DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR: Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) semakin tegas dalam menjaga kesehatan masyarakat. Ancaman penyebaran HIV/AIDS yang terdeteksi meningkat, membuat Pemkab bergerak cepat menertibkan praktik prostitusi terselubung yang kembali marak.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi memimpin langsung evaluasi lapangan. Ia menemukan sejumlah warung remang-remang dan tempat karaoke, yang ternyata disalahgunakan sebagai lokasi prostitusi ilegal. Temuan ini langsung ditindaklanjuti sebagai bentuk keseriusan Pemkab, dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit berisiko tinggi tersebut.
“Kami sudah turun ke lapangan dan masih menemukan adanya warung remang-remang. Dulu pernah dibubarkan, sekarang beroperasi lagi dengan kedok tempat karaoke. Hal seperti ini akan kami tindak tegas jika terbukti,” tegas Mahyunadi, Senin (1/12/2025).
Baca Juga:
- Sekolah Baru Hadir, Batu Ampar Bangun Harapan di Tengah Hutan
- Akses Mulai Terbuka, Telen Pacu Penyelesaian Jalan Poros
- Kutim Perkuat Sinergi Tekan Pernikahan Dini di Kawasan TNK
Menurut Mahyunadi, prostitusi terselubung merupakan salah satu pintu terbesar penularan HIV/AIDS. Karena itu, ia menegaskan bahwa upaya edukasi saja tidak cukup harus dibarengi penegakan aturan dan penertiban tempat hiburan yang disalahgunakan.
“Jika tidak dicegah maksimal, dampaknya akan dirasakan generasi mendatang. Kutim harus selamat dari ancaman HIV/AIDS,” tegasnya.
Komitmen ini juga dibarengi apresiasi kepada KPAD Kutim, yang dinilai mampu memaksimalkan program edukasi dan deteksi dini dengan anggaran terbatas. Saat ini, sekitar 90 persen kasus HIV/AIDS di Kutim telah berhasil dipetakan.
Mahyunadi menegaskan, penanganan kasus HIV/AIDS dilakukan dengan pendekatan personal dan penuh kerahasiaan. Identitas pasien maupun petugas lapangan dijaga ketat, untuk melindungi privasi masyarakat.
“Kami turun langsung, tapi tidak diketahui. Petugas juga dirahasiakan, karena ini menyangkut privasi warga,” jelasnya.
Melalui pengawasan ketat tempat hiburan dan penindakan tegas terhadap aktivitas ilegal, Pemkab Kutim menargetkan zero HIV/AIDS sebagai komitmen besar untuk melindungi masa depan daerah. (DETAKKaltim.Com)
Penulis: HB/ADV Diskominfo Kutim
Editor: Lukman
