Camat Kaliorang Rusnomo. (foto: ist)
DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR: Pemerintah Kecamatan Kaliorang terus mengambil langkah progresif, dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Salah satu inisiatif strategis yang kini tengah disiapkan adalah pengembangan produksi air minum dalam kemasan (AMDK) di Desa Selangkau, Kutai Timur (Kutim).
Program ini diharapkan menjadi terobosan penting, untuk memperkuat layanan air bersih sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Terlebih, desa memiliki sumber air dari sumur yang selama ini belum dimanfaatkan, namun dinilai memiliki kualitas memadai untuk dikelola sebagai sumber produksi AMDK secara berkelanjutan.
Camat Kaliorang Rusnomo menegaskan, rencana ini telah masuk dalam prioritas pembangunan kecamatan. Meski demikian, pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.
“Program ini sebenarnya direncanakan berjalan tahun ini. Karena adanya efisiensi anggaran, pelaksanaannya dialihkan ke tahun depan,” jelasnya, Jum’at (14/11/2025).
Baca Juga:
- Skema MYC, Kutim Gelontorkan Rp2,1 Trilyun Bangun Infrastruktur
- Penataan Pasar Sangatta Selatan Menjadi Sorotan
- 43 Atlet PGRI Kutim Dilepas, Bupati Ardiansyah Tegaskan Profesionalisme
Meski mengalami penjadwalan ulang, Rusnomo memastikan komitmen pemerintah kecamatan tidak berubah.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana dengan baik. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan layanan air bersih sekaligus memanfaatkan potensi desa,” ujarnya.
Rencana pengembangan AMDK Desa Selangkau, juga telah diajukan ke Bappeda Kutai Timur untuk mendapatkan dukungan perencanaan dan penganggaran. Seluruh proses dilakukan secara bertahap, mulai dari kesiapan sumber air, mekanisme produksi, sistem distribusi, hingga pengawasan kualitas.
Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program ini dinilai membawa peluang ekonomi menjanjikan. Warga dapat terlibat langsung dalam aktivitas produksi, pemasaran, hingga distribusi yang pada akhirnya dapat menggerakkan ekonomi lokal dan menambah pendapatan desa.
“Kita berharap dengan adanya inisiatif ini menjadi momentum penting dalam mendorong kesejahteraan warga melalui inovasi berbasis potensi lokal.” tutupnya. (DETAKKaltim.Com)
Penulis: HB/ADV Diskominfo Kutim
Editor: Lukman

