Tim SAR Gabungan mengevakuasi mayat kedelapan dalam kecelakaan kepal ferry tenggelam di Ujoh Halang. (foto: Tim SAR)
DETAKKaltim.Com, UJOH HALANG: Tim SAR Gabungan dari Basarnas Balikpapan dan berbagai unsur SAR, akhirnya berhasil menemukan korban kedelapan dalam kecelakaan air tenggelamnya kapal ferry di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan Dody Setiawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima DETAKKaltim.Com, Kamis (13/11/2025) Pukul 09:03 Wita mengungkapkan, korban Pendy (30/L) berhasil ditemukan dalam kondisi Meninggal Dunia (MD), Rabu (12/11/2025), pada jarak 10,7 Km dari lokasi kejadian (LKP).
“Pada Pukul 22:19 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban kedelapan atas nama, dalam kondisi MD pada koordinat 0°04’21.3″S 115°39’45.0″E,” jelas Dody.
Setelah korban ditemukan, selanjutnya dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar Barong Tongkok dan tim melaksanakan debrifing penutupan operasi SAR.
“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, dengan ditemukannya seluruh korban maka operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing,” ujar Dody melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga KPP Balikpapan Endrow Sasmita.
BERITA TERKAIT:
- Tim SAR Kembali Temukan 3 Korban, Kecelakaan Kapal Ferry di Ujoh Halang
- 4 Korban Ditemukan Meninggal, Kecelakaan Kapal Ferry di Ujoh Halang
- BREAKINGNEWS! 8 Penumpang Hilang, Kapal Ferry Tenggelam di Ujoh Halang
Sebelumnya diberitakan, kapal yang mengangkut sebanyak 28 orang penumpang tersebut mengalami kecelakaan di perairan Sungai Mahakam, Senin (10/11/2025) malam akibat diduga kelebihan muatan. Berdasarkan data yang dihimpun, dari total penumpang terdapat 20 orang selamat, 8 orang dalam pencarian.
Pada hari kedua operasi, Rabu (12/11), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedelapan korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama atas nama Marselus Bouk alias Cello (24) ditemukan Pukul 06:00 Wita pada koordinat 0°3’31.60″S 115°36’56.30″E dengan jarak 3,69 Km dari titik kejadian.
Selanjutnya, disusul penemuan korban lainnya atas nama Anci Anwar (50), Dedy (30), Yanto (40), Ilham (27), Asmanu/Bogel (55), dan Ira (24) di lokasi yang berbeda dengan jarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi kejadian.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud Res Kutai Barat, BPBD Provinsi Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, tenaga medis, serta masyarakat setempat.
Berbagai alut digunakan dalam operasi ini, seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam. (DETAKKaltim.Com)
Penulis: LVL
