Azizah, penjual Rujak Cingur menggunakan petis asli Madura. (foto: AF)
Sohib JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com, tidak hanya menyimpan sumber kekayaan alam, Indonesia juga memiliki banyak ragam makanan-makanan khas tradisional yang tetap terjaga identitasnya di berbagai wilayah.
Kali ini, Tim JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com menyambangi salah satu penjual Rujak Madura di seberang perumahan Green City Residence, Jalan Wahid Hasyim 2, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda.
Azizah, penjual Rujak Madura dan ibu satu anak ini, adalah salah satu cerminan dari sekian banyaknya pelaku usaha yang mencoba melakoni usahanya dengan sabar dan ulet di Bidang Kuliner.
” Ya sekitar satu tahun saya jualan Rujak Madura, buka dari jam 07:00 pagi sampai jam 17:00 sore,” kata Azizah kepada Tim JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com, Jum’at (3/10/2025) pagi.
Dari sekian banyaknya jenis rujak di Indonesia khususnya di Samarinda, Rujak Madura menawarkan berbagai macam pilihan makanan khas dari Madura, Jawa Timur. Seperti Rujak Buah, Rujak Cingur, dan Gado-Gado.
” Alhamdulillah paling laris itu Rujak Cingur dan Gado-Gado. Tergantung harinya,” ucap Azizah.
Baca Juga:
- Jualan Sejak 2007, Nikmatnya Nasi Kuning Nenek Nurpiah
- Yuk Manjakan Lidah, Rasakan Pempek Ikan Tuna Berkah Bunda
- Nikmatnya Bakso Beranak 10, Sensasi Beda
Rujak Cingur adalah makanan tradisional dari Madura, Jawa Timur, yang bahan utamanya terbuat dari Cingur (Hidung Sapi), Sayuran seperti Kangkung, Tauge, dan Kacang Panjang sebagai pelengkapnya, dengan menggunakan Bumbu Petis sejenis pasta yang terbuat dari udang ataupun ikan yang difermentasi.
“Rujak Cingur bahannya sama seperti Gado-Gado, cuma perbedaannya pakai Cingur Sapi, dan saya pake petisnya asli dari Madura,” tambah Azizah.
Ketersedian dan segarnya bahan utama untuk diolah menjadi Rujak Cingur, sangat mempengaruhi kualitas rasa yang membedakan dari penjual rujak lainnya di Samarinda.
“Kalau di sini saya harus pesan dulu Cingur Sapinya. Bisa berhari-hari datangnya, harganyapun mahal. Rp150 Ribu satu kilonya, jadi kadang saya memakai Kulit Sapi sebagai alternatif pengganti Cingur Sapi,” jelas Azizah.
Nah, sohib JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com, kalian penasaran? Buruan cobain, nikmati perbedaan kualitas dan rasanya! Untuk harga Rujak Cingur 15K, Gado-Gado dengan Telur 15K, dan Rujak Buah cuma 13K.
Satu lagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang turut berkontribusi dalam perputaran ekonomi Kota Samarinda, kepedulian pemerintah memberi kesempatan dalam setiap event akan membantu pertumbuhan dan perkembangan usaha mereka. (DETAKKaltim.Com)
Penulis: Aziz Fahri
Editor: Lukman
