Tim SAR dari Kantor SAR Tarakan bersiap menuju ke lokasi kejadian. (foto: Tim SAR)
DETAKKaltim.Com, TARAKAN: Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap Muhammad Basri (33) di Perairan Pelabuhan Malundung, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (26/8/2025).
Muhammad Basri dilaporkan hanyut terbawa arus setelah terjun ke laut mengejar kapal yang digunakan memukat hanyut, pada koordinat 3°16’29.07″N 117°35’31.21″E, Senin (25/8/2025) Pukul 06:35 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Tarakan Syahril dalam keterangan tertulisnya yang diterima DETAKKaltim.Com menjelaskan, pencarian dilanjutkan sesuai rencana operasi hari Ke-2 pada area:
A. 3°15’54.68″N 117°33’47.83″E
B. 3°14’0.76″N 117°33’56.29″E
C. 3°15’33.18″N 117°34’47.65″E
D. 3°14’6.71″N 117°35’49.68″E
“Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025 Pukul 06:15 Wita, Tim SAR Gabungan melakukan briefing dan berangkat menuju ke LKP (lokasi kejadian) untuk melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi,” jelas Syahril.
Sebelumnya dijelaskan, Kantor SAR Tarakan menerima informasi dari Musrin, rekan korban, bahwa pada hari Minggu, 24 Agustus 2025 Pukul 17:30 Wita telah terjadi kecelakaan kapal hanyut pada saat sedang memukat di perairan Pelabuhan Malundung.
Kapal tersebut hanyut dikarenakan ikatan kapal yang longgar pada saat sandar di Tugboat kapal ponton kayu, untuk mengecek Pukat yang tersangkut di ponton kayu tersebut.
“Pada saat kejadian, satu orang pemukat atas nama Muhammad Basri terjun ke laut untuk mengejar kapal yang hanyut. Akan tetapi korban hanyut terbawa arus,” jelas Syahril melansir informasi pelapor.
Sejumlah unsur di Tarakan ambil bagian dalam pencarian dalam kondisi cuaca yang cerah, diantaranya Kantor SAR, Polairud Polres, PT Pelindo, KP3, BPBD, PMI, Korlakar, keluarga korban dan masyarakat. (DETAKKaltim.Com)
Penulis: LVL
