Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri. (Foto: Alim)
DETAKKaltim.Com, KUTAI KARTANEGARA: Pawai Pembangunan dan Budaya dalam rangka HUT Ke-80 Republik Indonesia di Tenggarong, tidak hanya menyuguhkan kemeriahan parade budaya, tetapi juga menjadi ajang perayaan capaian bersejarah di dunia pendidikan Kutai Kartanegara (Kukar).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menyerahkan pelakat predikat Sekolah Representatif Google, kepada Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Penghargaan ini diberikan Google Asia Pacific kepada SMPN 7 Muara Kaman, sekolah pertama di Indonesia yang meraih predikat prestisius tersebut.
Kepala Disdikbud Kukar Tauhid Alfian Noor menyebut, penyerahan pelakat ini sebagai simbol komitmen kuat daerah dalam mendukung transformasi digital pendidikan.
“Prestasi ini bukan hanya milik SMPN 7 Muara Kaman, tapi kebanggaan seluruh masyarakat Kukar. Kami serahkan pelakat ini kepada Bupati sebagai bukti nyata Kukar mampu bersaing di level nasional,” ungkap Tauhid, Minggu (24/8/2025).
Ia berharap, keberhasilan tersebut memacu sekolah lain untuk terus berinovasi. Pendidikan berbasis teknologi, lanjutnya, kini menjadi kebutuhan mendesak di era digital.
“Semua sekolah harus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Selain mendorong digitalisasi, Disdikbud Kukar juga menegaskan pentingnya literasi. Dalam pawai, turut dilakukan penyerahan buku puisi kepada Bupati Kukar, Ketua DPRD, dan Sekretaris Daerah sebagai simbol penguatan budaya literasi di daerah.
“Transformasi digital harus berjalan seiring dengan literasi yang kuat. Literasi adalah fondasi siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan tidak hanya jadi pengguna teknologi, tetapi pencipta inovasi,” tambahnya.
Tauhid menilai pawai pembangunan adalah sarana tepat untuk menyampaikan pesan pembangunan komprehensif. Ia mengajak momentum HUT RI kali ini dimaknai lebih dari sekadar perayaan seremonial.
Baca Juga :
- Karnaval Budaya Tenggarong Dongkrak Ekonomi Warga
- Festival Erau 2025 Perkuat Karakter Budaya Kukar
- KUA Loa Janan Perkuat Peran Edukasi dan Agama
“Semoga peringatan ini menjadi titik tolak untuk mencetak generasi berbudaya dan siap menyongsong Indonesia Emas. Kukar harus jadi contoh daerah maju yang tetap berakar pada tradisi,” pungkasnya.
Dengan kehadiran lebih dari 140 peserta dan ribuan penonton yang memadati Jalan KH Akhmad Mukhsin hingga Jalan Wolter Monginsidi, pawai tahun ini bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga panggung untuk menunjukkan arah pembangunan pendidikan Kukar ke masa depan. (DETAKKaltim.Com/Adv./Disdik)
Penulis: Alim
Editor: Lukman
