Kuliner Puncaki Daya Tarik Wisata, Keindahan Alam Peringkat 5

Dwi: Nomor Satu Sekarang Kulinernya

0 35

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Dwi Marhen Yono mengatakan, saat ini wisatawan datang ke Indonesia bukan hanya untuk menikmati keindahan alamnya, melainkan untuk menikmati kulinernya.

Hal ini berdasarkan hasil survei terbaru yang menunjukkan, bahwa alasan utama wisatawan datang ke Indonesia adalah untuk mencicipi makanan khas Indonesia, dengan keindahan alam kini justru berada di urutan Kelima.

Dwi Marhen Yono mengungkapkan, salah satu faktor yang meningkatkan minat wisatawan terhadap kuliner Indonesia adalah kata-kata mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yang menyebutkan hidangan seperti Sate dan Bakso. Ternyata, hal ini menarik perhatian banyak orang untuk datang ke Indonesia, demi menikmati kuliner khasnya.

“Keindahan alam itu nomor lima, alasan orang berkunjung ke Indonesia nomor satu sekarang kulinernya,” ungkap Dwi, saat Jumpa Pers penyelenggaraan Mahakam Run 2024 di Hotel Harris, Minggu (30/6/2024).

Sebagai tanggapan terhadap perubahan tren ini, Dwi menyarankan agar Kalimantan Timur segera mengeksplorasi dan mengemas kulinernya dengan baik.

Menurutnya, ketika wisatawan datang, mereka tidak hanya mencari makanan yang sudah ada di Jakarta, tetapi juga makanan yang benar-benar khas dan tidak dapat ditemukan di Jakarta.

Ia mencontohkan pengalamannya sendiri saat menikmati hidangan Kepiting asap di Kalimantan Timur yang tidak ada di Jakarta, sebagai alasan mengapa ia bertandang ke Benua Etam.

“Jadi saran saya Kaltim segera eksplor kulinernya. Buat packaging yang baik, ketika wisatawan datang. Jangan hanya menampilkan apa yang ada di Jakarta, cari yang benar-benar tidak ada di sana, seperti Kepiting Asap itu tadi,” bebernya.

Baca Juga:

Dwi Marhen Yono kemudian juga memuji acara Mahakam Run yang diadakan oleh Hetifah, sebagai salah satu event yang luar biasa di Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya menyelenggarakan berbagai jenis event, seperti pertemuan, budaya, pameran, dan sport turism.

Dengan adanya kunjungan Presiden dan timnya, ia berharap Kalimantan Timur dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengadakan sebanyak mungkin event yang dapat mendongkrak ekonomi daerah.

“Kita juga ada KTT Asean, Presiden dan tim datang. Sehingga nanti di Kaltim harapan saya, mau itu event pertemuan, event budaya, pameran sport turism, adakan sebanyak mungkin, itu akan mendongkrak ekonomi daerah,” paparnya.

Lebih lanjut Dwi Marhen Yono mengusulkan adanya promosi-promosi khusus, untuk menarik wisatawan selama low season (periode dimana jumlah wisatawan relatif lebih sedikit).

Ia mencontohkan strategi yang diterapkan pada tiket Kereta Api yang seringkali kosong pada hari Senin hingga Kamis, dengan memberikan diskon hingga 30 persen.

Menurutnya, strategi ini berhasil menarik minat wisatawan untuk berwisata pada hari-hari tersebut. Ia mendorong Kalimantan Timur untuk menerapkan strategi serupa, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan selama low season, sementara untuk high season, promosi khusus tidak diperlukan karena wisatawan pasti ramai dengan sendirinya.

“Itu dorongan saya untuk Kaltim melakukan hal serupa, buat menarik agar low season ada peminatnya, tapi kalau high season tidak perlu, pasti ramai dengan sendirinya.” tutup Dwi. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: Lisa

Editor: Lukman

(Visited 33 times, 1 visits today)
Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!