Wakil Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Tidak Setuju Subsidi Pupuk Dicabut

Samsun : Pupuk Untuk Petani Harus Tetap Disubsidi

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Masyarakat Petani hingga saat ini terus menjerit, akibat keputusan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI menghapus subsidi beberapa jenis pupuk.

Mulai dari 1 Juli 2022 lalu, pemerintah hanya menyediakan 2 jenis pupuk bersubsidi bagi Petani, yaitu pupuk jenis Urea dan NPK.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengakui bahwa ia sangat tidak sependapat dan tidak setuju dengan pencabutan yang dilakukan oleh Kementan RI tersebut.

“Saya menerima keluhan masyarakat Petani terkait pencabutan pupuk subsidi. Sejujurnya saya sangat tidak sependapat dengan pencabutan tersebut,” terang pria kelahiran 1974 tersebut melalui sambungan seluler, Selasa (24/1/2023).

Uraikan alasannya, Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan bahwa pupuk bersubsidi tetap harus tersedia bagi para Petani. Terlebih menurutnya tidak boleh ada pengecualian, apabila hal tersebut menyangkut kebutuhan pangan masyarakat.

“Pupuk untuk Petani harus tetap disubsidi. Tidak ada pengecualian,” tegas legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara (Kukar) itu.

Penyaluran pupuk bersubsidi, dinilai Samsun sangat bermanfaat bagi para Petani kecil, agar dapat meningkatkan jumlah produksi hasil panen, dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Baca Juga :

Bahkan, ditambahkannya, pencabutan subsidi pupuk ini sangat berdampak negatif kepada Petani. Salah satunya adalah kenaikan pesat harga pupuk, ketika pupuk bersubsidi resmi dicabut pemerintah.

“Harga produksi yang naik berkali lipat membuat Petani mengurangi dosis pupuk, sehingga membuat produktivitas menurun,” bebernya.

Oleh karenanya, Bendahara DPD PDIP Kaltim ini kembali menegaskan bahwa pupuk bersubsidi sangat diperlukan para Petani.

“Para Petani sangat memerlukan pupuk-pupuk itu untuk meningkatkan produksi. Jika dicabut, mereka akan kesulitan. Jadi, saya tidak sependapat.” tandasnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Lisa

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.