Politisi PDIP Kaltim Minta Perusahaan Partisipasi Tuntaskan Desa Tertinggal

Veridiana : Kaltim Ini Banyak Perusahaan Besar

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sebanyak 17 Desa di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dengan status Desa Tertinggal tercatat pada tahun 2022.

Keseluruhan Desa tersebut tersebar di dalam 4 wilayah Kabupaten. Mulai dari Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Barat, hingga Kabupaten Mahakam Ulu.

Menurut Ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim Veridiana Huraq Wang, dalam menyelesaikan persoalan Desa Tertinggal di Benua Etam, pemberdayaan masyarakat adalah kunci.

Sebab, dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat Desa Tertinggal, diperlukan adanya stimulan. Yang akan bermuara pada perubahan status Desa, dari Tertinggal menjadi Berkembang dan Mandiri.

“Perlu adanya stimulan agar pembangunan Desa Tertinggal bisa dilakukan, hingga statusnya menjadi Desa Berkembang dan Mandiri. Berdaya dalam artian secara energi sudah punya daya survival. Sudah bisa hidup,” ucapn Veri, Jum’at (20/1/2023).

Ketika dicermati, lanjut Veri, keseluruhan Desa Tertinggal tersebut berada pada daerah yang dilalui sungai. Dalam artian kawasan terisolir. Terutama di wilayah Mahakam Ulu.

Baca Juga :

Seharusnya bisa dibangun karena menjadi ujung tombak negara. Namun, upaya pembangunan Desa Tertinggal di Kaltim juga sangat bergantung kepada politik anggaran,” bebernya.

Oleh karenanya, Politisi PDI Perjuangan tersebut meminta kepada perusahaan-perusahaan di Kaltim untuk berpartisipasi, tuntaskan persoalan Desa Tertinggal.

“Kaltim ini banyak perusahaan besar. Sekarang bagaimana dana CSR perusahaan itu bisa digunakan untuk stimulan pembangunan.” tandas Veridiana. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Lisa

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.