Legislator Kaltim Tanggapi Persoalan Proyek Mini Soccer di Kota Tepian

Salehuddin : Kedua Belah Pihak Harus Bisa Mencari Pencerahan

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pembangunan Mini Soccer di Jalan Letjend Suprapto, Kota Samarinda, ditanggapi secara positif anggota Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Salehuddin.

Sekretaris Komisi 4 DPRD Kaltim Salehuddin.
Anggota Komisi 4 DPRD Kaltim Salehuddin. (foto : Adt)

Terlebih, ia berada di dalam Komisi 4 membidangi persoalan kepemudaan dan olahraga. Sehingga pembangunan mini soccer ini menurutnya, dapat meningkatkan serta mendukung sarana prasarana olahraga.

“Pembangunan sarana olahraga itu bagian untuk membina generasi muda, agar dapat memanfaatkan waktunya dengan berolahraga. Jika mereka berolahraga, otomatis mereka tidak membuang waktu untuk hal tidak bermanfaat,” bebernya kepada awak media, Senin (16/1/2023).

Kendati demikian, politisi Fraksi Golkar ini menegaskan. Kesepakatan kedua belah pihak, dalam hal ini Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi merupakan hal yang penting.

Sebab Pemkot Samarinda berencana untuk membangun kawasan tersebut menjadi kolam retensi, dimana master plan-nyapun telah dibuat sedemikian rupa.

“Kedua belah pihak harus bisa mencari pencerahan. Bisa saja solusinya itu mengganti lokasi pembangunan mini soccer. Artinya, walau lapangan Voorvo itu aset Provinsi, tapi tetap saja harus ada win-win solution. Harus ada komunikasi yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga :

Pria kelahiran 1978 ini menambahkan, Pemerintah Kota Samarinda sebenarnya telah mendukung Pembangunan tersebut. Dengan syarat tidak dibangun di kawasan rentan banjir, seperti pada daerah tersebut.

“Jangan sampai merugikan masyarakat. Sudah diberikan alternatif oleh Wali Kota. Kasihan kawasan resapan. Nanti kalau banjir, malah orang banyak yang kena dampaknya,” tegasnya.

Kebutuhan atas sarana dan fasilitas olahraga menurutnya, tetaplah suatu hal yang penting. Akan tetapi, alangkah baiknya apabila kedua belah pihak dapat berbicara bersama-sama, menyelasaikan persoalan tersebut.

“Kebutuhan serta kepentingan kita untuk sarana dan fasilitas olahraga memang tinggi, tapi pembangunannya juga harus dibicarakan antar pimpinan. Jadi memang harus dibicarakan dengan duduk bersama.” tandas Salehuddin. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Lisa

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.