Temuan Reses, Legislator Kaltim Ungkap Abrasi Pulau Derawan

Sutomo : Satu Hektar Lahan Bangunan Yang Tergerus

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Menuju ke Daerah Pemilihan (Dapil) 6, Kabupaten Berau, Kutai Timur, dan Bontang, untuk menyerap aspirasi masyarakat pada reses masa sidang III DPRD Kaltim 2022, dilakoni Sutomo Jabir beberapa waktu lalu.

Sutomo Jabir saat gelar reses di Berau bersama warga Pulau Derawan, yang meminta agar dibuatkan pemecah ombak untuk mencegah terjadinya abrasi pantai lebih parah.  (Foto : Dok. Sutomo)
Sutomo Jabir saat gelar reses di Berau bersama warga Pulau Derawan, yang meminta agar dibuatkan pemecah ombak untuk mencegah terjadinya abrasi pantai lebih parah. (Foto : Dok. Sutomo)

Politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim itu menuju pulau yang terkenal akan keindahan taman bawah lautnya di dunia, yakni Pulau Derawan yang saat ini menyisakan kekhawatiran akibat abrasi oleh ombak air laut.

Menuju ke Kabupaten di utara Kalimantan Timur, Berau, Sutomo Jabir mengkritisi akses jalan untuk mencapai lokasi.

“Pemerintah Provinsi Kaltim, harus lebih merata lagi dalam melakukan pembangunan, termasuk di daerah-daerah pedalaman dan pulau terluar Kaltim,“ kata Sutomo kala dimintai komentarnya baru-baru ini, terkait reses yang dilakukannya.

Anggota Komisi 3 DPRD Kaltim itu menegaskan, pembangunan harus diperhatikan. Baik infrastruktur penunjang ekonomi, pendidikan, kesehatan, listrik, dan jaringan telekomunikasi. Apalagi sekarang sudah era digital.

“Saya lebih banyak reses menyerap aspirasi masyarakat ke pesisir Kabupaten Berau, seperti ke Kepulauan Derawan, “ kata Sutomo menyebut Kecamatan yang terkenal dengan habitat penangkaran Hewan Penyu yang dilindungi tersebut.

Baca Juga :

Lebih lanjut ia mengungkapkan, di Kepulauan Derawan. Yakni di Desa Derawan, ia menyerap aspirasi masyarakat setempat. Di antara usulan, adanya sosialisasi Perda Pariwisata terutama perhatian untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) wisata, yang dinilainya ini sangat penting.

Pulau Derawan merupakan daerah wisata, sehingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Bidang Pariwisata sangat diperlukan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja, pada pengunjung dan pekerja di lokasi wisata.

Termasuk yang penting, menurut Sutomo, adalah pengembangan pesantren untuk menangkal dampak negatif dari adanya objek wisata Kepulauan Derawan.

“Selain itu, ada pula usulan perbaikan jalan depan Puskesmas agar mempermudah evakuasi orang sakit,“ sebutnya lebih lanjut.

Sedangkan untuk pendidikan, menurut Sutomo, aspirasi masyarakat ingin agar siswa Derawan miliki peluang untuk mendapatkan Beasiswa Kaltim Cemerlang, baik untuk Pelajar Sekolah Negeri maupun Swasta.

Dan yang tak kelah penting lagi, ungkap Sutomo, adalah usulan warga agar dibangunkan pemecah gelombang untuk menangkal abrasi.

“Pemecah gelombang ini penting, mengingat sudah ada satu hektar lahan bangunan yang tergerus. Ancaman lainnya, rusaknya sumber mata air penduduk setempat akibat abrasi  tersebut.“ pungkas Sutomo prihatin. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : @my

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.