Wagub Kaltim Harap Jalur Transportasi Potensial Dibuka Lagi

Apresiasi Kerja Dishub dan Harapkan Angka Kecelakaan Nol

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA :  Pada momen peringatan Hari Perhubungan Nasional, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berharap jika moda transportasi di Kaltim pada seluruh angkutan, baik udara, laut dan darat bisa berjalan dengan baik, semua terlayani dengan baik. Walau menurut Hadi tidak ada yang sempurna, apalagi setelah pandemi Covid-19 selama 2 tahun.

2 tahun adalah waktu yang panjang untuk merasakan dampak dari adanya Covid-19, terlebih di sektor transportasi.  Dengan kebijakan karantina wilayah, menyebabkan sektor transportasi alami hambatan dan penurunan arus penumpang.

Setelah usainya pandemi Covid-19,  untuk mengembangkan sektor transportasi tersebut Hadi mengatakan harapannya akan dibukanya kembali jalur transportasi yang dulu ada.

“Karena jalur itu sesungguhnya potensial, seperti jalur dari Samarinda ke Tarakan dan ke Makassar bisa diaktifkan lagi,“ jelas Hadi memberikan alasan dan contoh usai upacara Hari Perhubungan Nasional di Kantor Dinas Perhubungan Kaltim, Sabtu (17/9/2022)

Namun meski demikian, Hadi tetap menekankan untuk mengutamakan faktor keselamatan transportasi.

“Yang lebih penting lagi adalah angka kecelakaannya nol,“ harap Hadi.

Baca Juga :

Ia juga mengatakan, kalaupun itu mustahil akan tetapi dengan perjuangan dan kerja keras maka hal tersebut akan tercapai. Hadi juga mengucapkan apresiasi terhadap jajaran Dinas Perhubungan, yang tetap bertugas di segala situasi.

“Terima kasih buat rekan-rekan Dinas Perhubungan yang bekerja luar biasa, terutama pada saat pandemi Covid-19,“ sebutnya.

Ia melanjutkan, termasuk kerja pada saat hari-hari kebesaran umat Islam maupun Nasrani, mereka luar biasa.

“Semoga rekan-rekan Dinas Perhubungan diberikan kesehatan dan kemudahan dalam bertugas, selamat Hari Perhubungan Nasional tahun 2022.” tutup Hadi seraya memberikan ucapan selamat. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : @my/Adv. Kominfo

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.