Pasukan ‘Ijo’, Pasukan Vital Bagi Sangatta

Maria : Peran Teman-Teman Ini Benar-Benar Sangat Vital

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Puluhan Pasukan “Ijo” berjibaku setiap hari membersihkan median jalan dari sampah, memotong rumput, hingga menggemburkan tanah tanaman di Sangatta, Kutai Timur (Kutim).

Hal ini dilakukan agar sepanjang jalan di Sangatta terlihat indah, cantik dan yang penting dengan semakin sering dibersihkan akan mengatasi permasalahan saluran air akibat sumbatan dari tanaman yang semakin besar.

“Untuk pasukan ijo ada di masing-masing UPT yang berada dalam koordinasi Dinas Perkim Kutim, dan untuk UPT Sangatta Utara ada sebanyak 35 orang di lapangan. Mulai dari pengawas, hingga pekerja harian lepasnya,” sebut Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman Sangatta Utara, Maria Magdalena Darmawati, Jum’at (16/9/2022).

Darmawati menyebutkan, keberadaan pasukan ijo sangat vital. Sebab, mereka senantiasa rutin menjaga kebersihan kawasan kota dari sampah, sehingga membuat keindahan kawasan tetap terjaga.

“Peran teman-teman (pasukan ijo) ini benar-benar sangat vital. Jika tak ada teman-teman, siapa yang mau merawat tanaman di median jalan. Menyapu di sepanjang jalan hingga memotong rumput, apalagi harus membersihkan rumput liar di got maupun tempat lainnya,” ujarnya.

Pagi-pagi buta mereka sudah harus berangkat bekerja, membersihkan jalanan dari sampah. Sore hari, mereka juga kembali turun ke jalan untuk membersihkan lagi-sampah-sampah yang kembali ada. Bisa saja karena dedaunan pohon yang jatuh, ataupun sampah-sampah yang dibuang oleh masyarakat pengguna jalan.

Baca Juga :

Bahkan saat moment besar seperti lebaran, mereka juga tetap piket menjaga kebersihan jalan. Tak jarang juga, meskipun dipandang remeh pekerjaan pasukan ijo juga mempunyai resiko yang mengancam keselamatan mereka. Bisa saja terdapat kecelakaan, ancaman penyakit maupun debu yang bisa menjangkiti mereka.

“Saat ini jumlah pasukan ijo untuk Sangatta Utara ada 34 personil ditambah 1 pengawas, jadi ada 35 di lapangan. Kadang-kadang juga ada masyarakat yang meminta bantuan insidentil personil pasukan ijo, yang itu juga tak kenal waktu, namun tetap saja dilayani,” bebernya.

Mengenai jumlah pasukan kuning, pihaknya belum akan melakukan penambahan. Sebab, dengan jumlah yang ada saat ini, masih dirasa maksimal dalam menjaga kebersihan.

“Selain itu, beberapa wilayah RT juga banyak yang mempunyai petugas kebersihan. Yang itu juga membantu, dalam penjagaan kebersihan lingkungan sekitar.” tandasnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: HB/ADV Diskominfo

Editor: Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.