Dinkes Kutim Harap Orang Tua Bayi Manfaatkan Vaksin PCV Gratis

Lely : Vaksinasi Akan Melindungi Anak

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Pemerintah meresmikan program layanan imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) gratis, untuk bayi usia 2 bulan di seluruh daerah di Indonesia, mulai Senin (12/9/2022) lalu.

Lantaran Vaksinasi PCV ini gratis, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim mengajak para orang tua untuk memanfaatkan layanan ini.

“Pemerintah maupun orang tua, harus memberikan hak sehat bagi putra-putri kita. Hak sehat itu adalah hak hakiki yang dimiliki oleh segenap warga Kutim, termasuk pemenuhan hak sehat bagi putra putri kita. Kalau sayang, kita harus bahu membahu memberikan vaksinasi,” kata Kadinkes dr Bahrani Hasanal melalui Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kutim Lely Fembriani, Jum’at (16/9/2022).

Sebab, menurut Lely, vaksinasi PCV dapat mengurangi risiko anak terkena penyakit Pneumonia. Sehingga, nantinya kasus penyakit Pneumonia yang diderita khususnya pada anak, dapat tertekan dikemudian hari.

“Vaksinasi merupakan upaya efektif untuk menurunkan angka kesakitan, dan kematian akibat Pneumonia ini,” ungkap Lely.

Ia mengajak para orang tua memanfaatkan fasilitas gratis ini, sebab Vaksinasi PCV secara mandiri bisa memakan biaya hingga Rp900 Ribu.

Baca Juga :

“Tidak usah mengkhawatirkan anak yang disuntik di sana dan di sini. Justru kalau sayang anak, Vaksinasi akan melindungi anak dikemudian hari,” sebut Lely.

Selain itu, meski Vaksinasi PCV tersebut kini gratis untuk anak usia dua bulan, iapun memastikan bahwa Vaksin yang digunakan memiliki kualitas yang sama bagusnya dengan Vaksin berbayar.

“Tidak usah khawatir dengan alasan ini gratis. Kami pastikan ini sama berkualitasnya dengan Vaksin yang berbayar. Vaksinnya sama saja, yang berbeda hanya ini dibayari pemerintah,” tegas Lely.

Immunisasi untuk mencegah Radang Paru (Pneumonia) ini diberikan sebanyak tiga kali pada masing-masing bayi, yakni pada usia dua bulan, tiga bulan, dan 12 bulan.

“Masyarakat dapat mengunjungi Puskesmas, Posyandu, dan Rumah Sakit setempat untuk mendapatkan imunisasi ini.” tutupnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: HB/ADV Diskominfo

Editor: Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.