Pencarian Dihentikan, Makpon Hilang di Hutan Desa Puan Cepak

Melkianus : Tidak Ada Tanda-Tanda

DETAKKaltim.Com, KUTAI KARTANEGARA : Kerja keras Tim SAR Gabungan mencari Makpon yang dilaporkan hilang di dalam Hutan Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) selama 7 hari tidak membuahkan hasil.

Pencarian Makpon oleh Tim SAR Gabungan yang berasal dari berbagai unsur sejak tanggal 29 Juli hingga 4 Agustus 2022, sebagaimana yang disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan Melkianus Kotta masih nihil.

“Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian H.7 dengan hasil nihil, dengan tidak ada tanda-tanda ditemukannya korban, serta tidak efektif pencarian. Berdasarkan pertimbangan teknis dan hasil evaluasi Dantim di lapangan serta kordinasi dengan Unsur SAR Gabungan, selanjutnya Operasi SAR selesai dan diusulkan untuk ditutup,” jelas Melkianus Kotta dalam keterangan tertulisnya yang diterima DETAKKaltim.Com, Kamis (4/8/2022).

Sebelum menghentikan pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan terlebih dahulu telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah setempat terkait pencarian di hari Ke-7 Operasi SAR.

Sekitar Pukul 17:30 Wita, lanjut Melkinus, Tim SAR Gabungan melaksanakan breafing dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke Kesatuannya masing-masing dilanjutkan dengan kesiapsiagaan.

Pencarian Tim SAR Gabungan pada hari Ke-7 yang dimulai pada Pukul 07:00 Wita dilakukan ke Timur Laut, selanjutnya pada Pukul 09:00 Wita Tim SAR Gabungan melakukan Pencarian ke Arah Barat Daya.

BERITA TERKAIT :

Sebelumnya, melansir informasi yang diterimanya, Melkianus mengatakan hilangnya Makpon terjadi pada hari Kamis (28/7/2022) Pukul 01:00 Wita. Perkiraan lokasi kejadian (LKP) :  0°06’04.2″S 116°58’49.8″E

Kronologis kejadian tersebut berawal pada hari Kamis (27/7/2022) sekitar Pukul 10:00 Wita, Makpon dan Rinda isterinya yang tinggal di Pondok Kebun di Desa Puan Cepak, Muara Kaman, sedang berkebun.

Sekitar Pukul 11:00 Wita, Rinda sudah tidak melihat keberadaan suaminya lagi di sekitar kebun. Karena tidak kunjung datang kembali ke Pondok, sekira Pukul 16:00 Wita, Rinda yang panik menghubungi kerabat menyampaikan Makpon hilang di Hutan.

Sejumlah unsur ambil bagian dalam pencarian terhadap Makpon di antaranya  Rescuer Unit Siaga SAR Samarinda berjumlah 6 orang, BPBD Kukar, Polsek Sebulu, Camat Muara Kaman, Babinkantibmas Muara Kaman, Babinsa Muara Kaman, RC Perusahaan Maju Kalimantan Hadapan (MKH), Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), Warga Desa Puan Cepak, keluarga korban, dan masyarakat. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.