Pesan Bupati Kutim Saat Buka Bazar UMKM HUT Ke-75 Koperasi

Ardiansyah Minta Dinas Catat Transaksi Perputaran Perekonomian

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Dalam rangka merayakan Hari Koperasi Nasional Ke-75, Pemerintah Kabupetan Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi dan UMKM mengemas perayaan dengan menggelar Bazar UMKM. Bazar UMKM yang digelar di Pasar Induk Sangatta (PIS) dibuka secara resmi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Senin (1/8/2022) malam.

Bupati Ardiansyah menyebutkan, kegiatan HUT Koperasi ini menjadi ajang menunjukkan eksistensi Koperasi serta UMKM yang ada di Kutim. Iapun berharap kepada seluruh pelaku usaha agar menyambut baik setiap event.

“Ini tahun kebangkitan UMKM dan Koperasi, saya berharap di era ini ekonomi kerakyatan terus muncul dan berkembang,” kata Ardiansyah.

Orang nomor satu Kutim itupun mengungkapkan, manajemen pengelolaan Koperasi membutuhkan jajaran pengurus yang selalu bertindak profesional dan amanah. Guna menjadikan Koperasi semakin maju dan dapat bersaing dengan lembaga lainnya.

“Profesionalitas harus diterapkan kepada pengurus Koperasi. Selain harus bisa mengukur kemampuannya. Juga harus membesarkan organisasi bukan besar karena organisasi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, Koperasi bukanlah milik perorangan namun seluruh anggota. Maka harus amanah, khususnya dalam transparansi keuangan, gunakan kemajuan IT dalam transparansi aset dan keuangan.

“Saya ingin Koperasi terus berkembang dan berinovasi,” ucapnya.

Baca Juga :

Diakhir sambutannya, ia mengingatkan kepada Dinas Koperasi dan Disperindag agar mencatat transaksi atau perputaran perekonomian selama pelaksanaan Bazar UMKM, yang bakal berlangsung satu minggu.

“Saya minta, nanti panitia dan dari dinas terkait punya catatan transaksi perputaran perekonomian di kegiatan bazar ini dan nantinya dilaporkan. Agar masyarakat tahu kehadiran UMKM sangat membantu perputaran ekonomi.” tandasnya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim Darsafani menyampaikan, UMKM yang ikut bazar ada sekitar 60-an.

“Jumlah pelaku usaha yang ikut bazar ada 60-an, 15 UMKM dari luar Kutim dan selebihnya adalah UMKM Kutai Timur,” ungkap Darsafani.

Darsafani menambahkan, pelaksanaan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka perayaan HUT Koperasi tidak menggunakan dana APBD.

“Jadi kami laporkan bahwa kegiatan ini tidak menggunakan dana APBD, dan murni ingin melibatkan seluruh pelaku usaha atau UMKM agar UMKM di Kutim terus bergeming,” harapnya.

Darsafani merinci, Diskop dan UMKM Kutim sampai saat ini secara masif melakukan pembinaan terhadap ratusan Koperasi di Kutim. Selain itu, pada kegiatan ini, mereka diajak untuk mengikuti dialog perkoperasian.

“Jika ada Koperasi yang ingin berkonsultasi atau berdialog, di bazar ini juga ada stand klinik Koperasi. Di sana bisa menanyakan apa saja tentang perkoperasian, bahkan konsultasi terkait masalah yang dihadapi.” tandasnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: HB/ADV Diskominfo

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.