Polhut Dinas Kehutanan Kaltim Ikuti Pelatihan Menembak

Rusdianto :  Dibekali Keterampilan Menggunakan Senjata Api

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Polisi Kehutanan (Polhut), Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Dishut Kaltim) menggelar kegiatan Pelatihan Menembak yang diikuti Polhut Pembina dan anggota Polhut yang berasal dari Dishut dan dari 20 UPTD KPHP, KPHL, Tahura di Lingkup Dinas Kehutanan.

Kegiatan Pelatihan Menembak yang berlangsung selama 2 hari, yakni 1-2 Agustus tersebut bekerja sama dengan Batalyon B Pelopor SAT-BRIMOB POLDA Kaltim.

Kepala Seksi Pengendalian Kerusakan dan Pengamanan Hutan Rusdianto mengatakan, kegiatan ini terbagi ke dalam beberapa sesi. Yaitu Sesi Pemberian Materi Pengenalan dan Penggunaan Senjata Api, serta Sesi praktek Pelatihan Menembak dan Sesi Psikotest.

Baca Juga :

“Peserta pelatihan terdiri dari Polhut Pembina. Polhut Pembina ini di antaranya Kepala Dinas, Kepala KPHP, KPHL, Tahura, dan Kepala Seksi Perlindungan. Mereka semua adalah Polhut Pembina, dan yang kedua kegiatan ini diikuti oleh seluruh Polhut di lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim. Yang mana mereka bertugas di Dinas Kehutanan maupun di KPHP, KPHL dan Tahura di Kabupaten/ Kota se-Kaltim,” ujar Rusdianto.

Adapun tujuan dan sasaran kegiatan ini, kata Rusdianto lebih lanjut, kita ingin meningkatkan kapasitas Polhut. Karena tugas utama Polhut adalah melakukan perlindungan dan pengamanan Kawasan Hutan, karena Polhut memiliki banyak tantangan dalam menjalankan tugasnya.

“Polhut sebagai salah satu yang memiliki tugas Kepolisian, sehingga dalam pengamanan Hutan tentunya banyak juga dinamika yang dihadapi. Dengan adanya kegiatan ini paling tidak dibekali keterampilan menggunakan Senjata Api, dan nanti jika mereka sudah punya ijin penggunaan Senjata Api, mereka sudah siap dalam menangani tindak pidana Kehutanan, khususnya di Kalimantan Timur.” tandas Rusdianto. (DETAKKaltim.Com)
Penulis : Amin Gladis

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.