Masih Rendah, Bupati Kutim Minta OPD Genjot Serapan Anggaran

Baru Capai 25 Persen, Ardiansyah : Mohon Segera Digenjot

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Progres belanja modal, barang dan jasa, serta progres fisik di Pemerintah Kutai Timur (Kutim) masih terbilang sangat rendah.

Hal tersebut diungkap Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman saat Coffee Morning bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat se-Kabupaten Kutim, Senin (4/7/2022).

Padahal kini, kata Ardiansyah, sudah memasuki semester Ketiga, namun progres masih terbilang lamban. Sehingga Bupati Ardiansyah meminta seluruh OPD, untuk melakukan percepatan.

Kita sudah masuk semester Ketiga, mohon segera digenjot. Yang sudah dilaksanakan pelelangan di perangkat daerah terkait,” ujar Ardiansyah.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Rizali Hadi memaparkan realisasi pencapaian belanja modal, barang dan jasa hingga saat ini.

Baca Juga :

Berdasarkan hasil Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaraan (TEPRA) Kutim, keseluruhan realisasi serapan anggaran baru mencapai sekitar 25 persen.

TEPRA sendiri memiliki fungsi pokok sebagai penemu hambatan serapan anggaran, dan meningkatkan kualitas penyerapan anggaran.

Oleh karenanya, Sekda turut mendorong agar OPD dengan anggaran belanja yang besar untuk segera meningkatkan progresnya hingga di atas 50 persen pada Triwulan Ketiga.

“Kita ingin di OPD yang besar anggarannya, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan dan Permukiman di Triwulan Ketiga ini bisa naik di atas 50 persen,” ucapnya.

Di sisi lain, Sekda meyakini sebagian besar OPD belum memahami TEPRA sehingga berpengaruh pada laporan progres yang masih rendah.

“TEPRA masih banyak yang belum paham, atau belum disosialisasikan terutama yang ada di Kecamatan.” tandasnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: HB/Diskominfo Kutim

Editor: Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.