Wakil Ketua DPRD Kaltim Anggap Kritikan Thomas Doll Ide Bagus

Samsun : Bagus, Ide Yang Sangat Bagus Itu

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun merasa, kritikan yang diberikan Thomas Doll selaku pelatih Persija terhadap Lapangan Stadion Utama Palaran cukup bagus.

Menurutnya, daripada Stadion terbesar di Benua Etam yang dipakai saat Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2008 itu terlihat terbengkalai dan sangat tidak terurus. Lebih baik, dibuat menjadi produktif saja.

“Bagus, ide yang sangat bagus itu, kritikan dan saran yang bagus agar Stadion kita ini bisa terlihat produktif. Minimal lebih produktif daripada hari ini,” ungkapnya saat dihubungi DETAKKaltim.Com melalui Telepon seluler, Rabu (29/6/2022).

Politikus PDI Perjuangan inipun memberikan sedikit kritik pada Pemerintah Provinsi Kaltim yang dianggap tidak menggubris saran legislative, agar bangunan megah bertaraf internasional itu mendapat perawatan setelah penyelenggaraan PON tahun 2008 lalu.

Akibat tidak menyelaraskan saran dari berbagai pihak, akhirnya bangunan berkapasitas 67.075 penonton dengan luas 88 hektare tersebut terlihat banyak yang retak hingga lantainya ambruk.

“Berkali-kali DPRD memberikan saran untuk memproduktifkan aset-aset Pemprov Kaltim terutama ex PON 2008, tapi kan sampai hari ini belum terkelola juga. Akhirnya, Stadion kebanggaan kita menjadi tidak terawat seperti sekarang,” tegasnya.

Sebelumnya, Thomas Doll memberikan kritik terhadap kondisi lapangan yang dipakai tim asuhnya ketika berlatih di Samarinda, tepatnya Stadion Utama Palaran.

Baca Juga :

“Kami mendapat lapangan latihan yang ‘fantastis’ hari ini. Saya baru kali ini melihat kondisi lapangan seperti ini,” jelas Doll di Youtube Persija.

Lapangan tersebut, lanjutnya, jika di Jerman hanya dipakai untuk menggembala Sapi. Bukan untuk latihan, atau bahkan menjadi Lapangan Sepak Bola.

Di Jerman, kondisi lapangan seperti ini kami gunakan untuk mengembalakan Sapi bukan untuk para pemain Sepak Bola,” keluhnya lagi.

Thomas Doll pun menolak jika Persija kembali berlatih di lapangan seperti itu, menurutnya, risiko cidera bagi para pemain akan sangat tinggi jika berlatih di tempat tersebut.

“Jika kami harus latihan di tempat seperti tadi setiap hari, itu tidak mungkin dan jelas mengecewakan karena risiko cedera akan sangat tinggi. Kami tidak bisa berlatih dengan normal, dan syukurlah kami tidak akan lama berada di sini. Karena anda tidak bisa berlatih dengan kondisi lapangan seperti itu. Sukar dipercaya.” paparnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Adt

Editor  : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.