Samsun : Pusat Pemerintahan di PPU, The Real IKN di Balikpapan

Wakil Ketua DPRD Kaltim Sebut Balikpapan Bukan Hanya Menjadi Penyangga IKN

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menghadiri diskusi publik dengan tema ‘Membedah Permasalahan Kota Demi Kemajuan Balikpapan’, di Universitas Balikpapan.

Diskusi publik ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi penerus, agar lebih kritis dan antusias menghadapi berbagai dampak dipindahkannya Ibu Kota Negara (IKN) ke Benua Etam.

Mahasiswapun sangat antusias dalam diskusi ini, pembahasan mengarah pada sejumlah persoalan yang dihadapi Kota Balikpapan seperti ketersediaan air bersih, kecelakaan di simpang maut Rapak, hingga permasalahan banjir dan lainnya.

“Jika pemerintah kotanya tidak menata dari sekarang, Balikpapan akan menghadapi ancaman yang serius setelah perpindahan IKN ke Kaltim ini. Makanya saran saya, agar Balikpapan segera menata dan menyiapkan diri mulai sekarang,” ungkapnya saat dikonfirmasi DETAKKaltim.Com melalui Telpon seluler, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga :

Apabila dilihat melalui roadmap, pembangunan IKN Nusantara di antara Kabupaten/Kota penyangga lainnya. Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa Balikpapan bukan hanya sebagai kota penyangga saja.

“Balikpapan bukan hanya menjadi penyangga IKN terberat di dalam roadmap pembangunan, tetapi the real IKN sendiri itu akan ada di Balikpapan,” jelasnya.

Mengapa Balikpapan dikatakan sebagai the real IKN, itu dikarenkan bahwa IKN Baru yang ada di Penajam Paser Utara merupakan pusat pemerintahan. Sehingga, pusat perekonomiannya ada di Kota Minyak, Balikpapan.

“Maka, ketersediaan air bersih ke depan harus dipersiapkan. Pemerintah harus action mulai dari sekarang, kira-kira seberapa banyak air bersih yang harus ditampung dan memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan,” terang pria kelahiran Jember tersebut.

Tidak hanya hal itu yang diperlukan Balikpapan ketika menghadapi IKN, lanjut Samsun yang selalu ramah dengan awak media ini, namun pemerintahnya juga harus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, sarana dan prasarana hingga kebutuhan lainnya.

“Semuanya harus disiapkan, lalu tata kotanya Balikpapan ini bagaimana ke depannya. Kita lihat saja aturan lalu lintasnya di jalan, yang eksisting sekarang saja sudah macet. Kalau pemerintahnya tidak menyiapkan dan mengantisipasi, ya akan tambah macet ketika ada IKN.” tegas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara itu menandaskan. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Adt

Editor  : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.