Sah! Abdi Firdaus Gantikan Almarhum Andi Mappasereng

Abdi Bertekad Perjuangkan Normalisasi Sungai Bengalon

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menggelar Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Janji Anggota DPRD Kabupaten Kutim Pengganti Antar Waktu (PAW).

Pada kegiatan pengambilan sumpah tersebut, Abdi Firdaus menggantikan Andi Mappasereng yang meninggal dunia (wafat) pada 11 Maret 2022 lalu.

Ketua DPRD Kutim Joni selaku pimpinan Rapat Paripurna menyampaikan, PAW digelar mengacu pada Surat keputusan Gubernur Kalimantan Timur tentang pemberhentian Anggota DPRD Kutim Andi Mappasereng, dari kedudukannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kutim masa jabatan 2019-2022.

Selain itu, Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur tentang pengangkatan PAW Anggota DPRD Kutim Abdi Firdaus bernomor Nomor : 171.2/02/B.Pod. II/2022.

“Menindaklanjuti itu, maka pada hari ini kita akan melaksanakan pengucapan sumpah PAW Anggota DPRD Kabupaten Kutim masa jabatan 2019-2024 atas nama Abdi Fidaus,” ujarnya, Rabu (8/6/2022).

Joni turut menyampaikan rasa terima kasih atas kinerja serta pengabdian Andi Mappasereng semasa menjadi anggota DPRD, yang telah secara optimal bekerja selaku pengemban amanah rakyat.

Baca Juga :

Sebagaimana diketahui, PAW merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan anggota DPRD Kutim.

Untuk itu, ia mengucapkan selamat untuk Abdi Firdaus yang akan bertugas di DPRD Kutim sampai dengan masa jabatan 2024.

“Semoga dengan bergabungnya Abdi Firdaus secara resmi pada hari ini semakin menambah solid lembaga DPRD Kutim ke depannya, demi kepentingan masyarakat Kutai Timur,” harap politisi PPP tersebut.

Abdi Firdaus yang ditemui setelah pengucapan janji dan sumpah sebagai anggota DPRD, mengaku bahagia karena berkesempatan menyuarakan aspirasi rakyat.

Saya berjanji akan berbuat banyak untuk kemajuan Kutim, termasuk pembangunan daerah,” katanya.

Iapun langsung merancang program kerja jangka pendek dan panjang. Umumnya wilayah pemilihannya, dan khususnya Kecamatan Bengalon.

“Paling utama bagi saya ialah normalisasi Sungai Bengalon. Karena di Bengalon, hampir setiap tahunnya banjir 5 kali. Karena Sungai Bengalon sudah dangkal.” tandasnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: HB/ADV DPRD KUTIM

Editor: Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.