Warga Resah, Judi Togel Marak di Tarakan

Haji Noor : Kenapa Judi Togel Ini Seolah-Olah Dibiarkan Aparat

DETAKKaltim.Com, TARAKAN : Warga Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) mempertanyakan kemauan aparat Kepolisian di Kota Tarakan untuk memberantas judi online toto gelap (Togel) yang kian merajalela.

Buktinya, saat ini nomor Togel secara offline (terbuka) dapat dibeli di setiap sudut jalan, sehingga ada kesan tidak dapat ditindak oleh aparat penegak hukum.

Beberapa warga melalui Ketua RT 17, Kelurahan Pamusian, Tarakan, Haji Noor Khamid mengatakan, dengan dalih apapun keberadaan judi Togel ini tidak bisa dibiarkan.

“Judi Togel ini perbuatan pidana. Kenapa judi Togel ini seolah-olah dibiarkan oleh aparat hukum,” ujarnya kepada DETAKKaltim.Com, Senin (6/6/2022).

Lebih memprihatinkan lagi, penjualan nomor Togel digelar secara terbuka. Pembelinyapun tidak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak di bawah umur.

Baca Juga :

“Ini ancaman serius bagi generasi penerus bangsa. Makanya saya berharap aparat penegak hukum, lebih serius menangani segala bentuk  kemaksiatan di Tarakan,” imbuhnya.

Untuk mengetahui secara pasti terkait maraknya penyakit sosial judi Togel, Wartawan DETAKKaltim. Com di Tarakan mendatangi sebuah bangunan yang dijadikan tempat transaksi dan perkantoran di Markoni. Terdapat tiga meja untuk melayani pemasang nomor.

Sayang, ketiga stafnya tidak bersedia memberi keterangan.

“Kami hanya pekerja dari bos Guntur, silahkan menghubunginya melalui telepon selulernya. Ini nomornya,” kata salah seorang staf yang dipanggil Mbak Vera.

Masalah judi Togel di Tarakan, menurut Guntur, tidak memiliki izin resmi.

“Kita tidak punya izin, dan kegiatan kami mungkin pihak Kepolisian tidak tahu. Makanya, tidak pernah dipermasalahkan oleh penegak hukum,” kata Guntur melalui sambungan telepon selulernya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : SL Pohan

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.