BREAKINGNEWS! Kebakaran di Samarinda Telan Korban Jiwa 7 Orang

Berawal dari Tabrakan Mobil Mengenai Bensin Eceran

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Herry Suhendra membenarkan kejadian kebakaran di Jalan Abdul Wahab Syahranie, RT 14, RW 05, Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Ulu, Kaltim, Minggu (17/4/2022).

Dikonfirmasi melalui Telepon Selulernya, Herry menjelaskan pihaknya mendapat informasi kejadian itu sekitar Pukul 04:50 Wita. Letaknya tidak jauh dari Villa Tamara, sekitar 50 meter atau seberang Rumah Makan Bebek Pak Endut.

Info awal yang kami terima itu adalah mobil terbakar, kita luncurkan satu unit ternyata kebakaran tersebut merambat ke bangunan yang ada di dekatnya situ,” jelas Herry.

Akibat kejadian itu, menyebabkan jatuhnya korban. Menurut Herry, korban yang dievakuasi ada 8 orang. Yang pertama 6 orang meninggal di tempat, yang 2 sempat dievakuasi dalam kondisi kritis.

“Kami mendapat info terbaru, bahwa ada satu yang selamat itu meninggal sesampainya di rumah sakit. Jadi yang meninggal tujuh, yang masih kritis satu saat ini,” ungkap Herry.

Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, Herry menjelaskan, penyebabnya adalah mobil yang terbakar itu melaju dari arah Villa Tamara terus menabrak Toko Sembako yang menjual sayur mayur.

“Yang ditabrak itu tumpukan Bensin dan Gas, sempat menyambar Apinya di jalan raya. Tapi Api yang ada ini dalam bangunan,” jelas Herry.

Terkait beredarnya informasi laporan data korban di salah satu Group WhatApp dari Kapolresta Samarinda ke Kapolda Kaltim, Kasubbag Humas Polresta Samarinda Ipda Muhammad Rizal M Zain membenarkan.

Adapun identitas korban yang meninggal disebutkan :

  1. Alya (16) Perempuan.
  2. Kiki Resri (37) Perempuan.
  3. Luthfi (16) Laki-Laki
  4. Siti Arabia (50) Perempuan
  5. Sri Ani Rahayu (29) Perempuan
  6. Wahyu (19) Laki-Laki.
  7. Ani (19) Perempuan

Satu korban atas nama Aqila (9) jenis kelamin perempuan mengalami luka berat, saat ini dirawat di Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda. Semua korban merupakan Suku Bugis.

Baca Juga :

Dalam laporannya ke Kapolda Kaltim, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menyebutkan, keterangan tersebut diperoleh dari saksi-saksi Sumarlani (55), Sudarno (50), Suriansyah (52), dan Amiruddin penghuni Ruko Sayur.

Kronologis kejadian menurut keterangan saksi Sumarlani dijelaskan, sekitar Pukul 04:35 Wita ia mendengar suara mobil mengerem di depan Ruko Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Mobil double cabin putih Strada menabrak pagar besi rumah, kemudian masuk parit dan menabrak botol Bensin yang dijual eceran. Sehingga mengakibatkan percikan Api dan menyambar membakar  bangunan yang ada  di TKP,” jelas Sumarlani.

Sedangkan menurut keterangan saksi lainnya Sudarno, penyewa Amirudin yang menghuni Ruko Sayuran pada saat kejadian berangkat belanja sayuran dan di rumah tinggal sebanyak 7 orang.

Dari kejadian itu dijelaskan sebanyak 3 bangunan Ruko dengan luas bangunan ukuran 10×15 Meter beratapkan Seng, dinding beton terdiri dari 2 lantai. Masing-masing Ruko jualan sayuran, Ruko Elektronik, dan Ruko bahan Kelontong terbakar.

Kemudian satu unit mobil Strada warna putih KT 8502 NM Hilux double cabin pemilik CV Mandiri Jaya Putra, Motor metik posisi di atas bak Mobil Strada dalam keadaan hangus terbakar.

Api dapat dipadamkan pada Pukul 07:15 Wita dengan menggunakan 15 Unit Mobil PMK Pemkot Samarinda  dibantu Relawan Balakarcana Kota Samarinda, Polresta Samarinda, dan warga sekitar.

Dalam laporannya ke Polda Kaltim, Kapolresta Samarinda juga menyebutkan, kebakaran Ruko diduga diakibatkan dari kelalaian manusia dari pengemudi Mobil Strada yang menabrak pagar dan mengenai Bensin eceran, yang menyebabkan terjadinya percikan Api dan menyebar membakar Ruko.

Saat setelah kejadian pengemudi Mobil Strada, dilaporkan, langsung melarikan diri. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.