Ramadhan Kareem, Fenomena Baru Gerakan Muslim Bersatu di Amerika

Hari : Saya Bisa Membayangkan Pesertanya Mencapai Jutaan

Shalat Tarwih berjamaah di malam Kedua Ramadhan di Times Square, Amerika Serikat. (foto : Exclusive)
Shalat Tarwih berjamaah di malam Kedua Ramadhan di Times Square, Amerika Serikat. (foto : Exclusive)

DETAKKaltim.Com, NEW YORK : Salah satu fenomena menarik terjadi di awal Ramadhan tahun ini adalah ketika ratusan Muslim di Amerika kembali bangkit, bersatu, dan berkumpul untuk menyelenggarakan shalat Tarwih berjamaah di malam Kedua Ramadhan di Times Square, Manhattan, New York City (NYC).

Mereka menunjukkan kepada dunia bahwa kami, Muslim Amerika adalah pecinta perdamaian.

Harianto Jufri (Hari) dari Bugisstar, NYC, menjadi saksi mata malam itu. Hari mengaku beruntung karena dapat menyaksikan dan meliput acara fenomenal malam itu. Acara itu sepertinya di-organized secara tiba-tiba melalui media sosial, Instagram.

Shalat Tarwih berjamaah di malam Kedua Ramadhan di Times Square, Amerika Serikat. (foto : Exclusive)
Shalat Tarwih berjamaah di malam Kedua Ramadhan di Times Square, Amerika Serikat. (foto : Exclusive)

“Jika di-setting dari awal, misalnya berbagai media sosial seperti Facebook or diumumkan di beberapa Masjid se-kota New York, saya bisa membayangkan pesertanya mencapai jutaan, seperti kumpulan massa menyambut tahun baru 1 Januari 2022 lalu,” kata Hari yang sudah lebih 20 tahun di New York, Rabu (6/4/2022).

Baca Juga :

Event fenomenal itu di-organized oleh SQ atau lebih dikenal dengan nama Zam-Zam Boys, salah satu perusahaan dan organisasi non-profit. “Project Zam-Zam” yang selama ini aktif memperkenalkan dan menjual kemasan air Zamzam dari Mekkah, dijual $100 per Gallon, dan hasil penjualannya disumbangkan ke sekolah-sekolah dan anak yatim piatu di Palestina, lanjut Hari.

Hari memperkirakan jumlah orang yang ikut Shalat Tarawih malam bersejarah itu, adalah berkisar 500-600 orang. Kebanyakan mereka adalah teman-teman Muslim dari Timur Tengah.

Malam itu, Hari berhasil meng-interview Mr Jordan, salah satu turis dari Memphis Tennessee yang serius menyaksikan acara malam itu, sejak awal hingga bubaran.

Jordan mengaku kagum karena baru pertama kali menyaksikan dari dekat dan live kumpulan orang Muslim shalat, dan membagikan ratusan copy Al-Qur’an plus terjemahan berbahasa Inggris malam itu.

Jordan adalah salah penentang keras kelompok-kelompok rasis dan Islamophobia di Amerika, terutama di mainstream media selama ini.

Puasa dan Tarawih Bersama di Times Square

https://youtu.be/xUc_cRXCjEA (DETAKKaltim.Com)

Penulis : M. Saleh Mude

Mahasiswa Hartford International University dan Kontributor beberapa media Indonesia

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.