Cegah Penyebaran Omicron, BPBD Kaltim Bagikan 2 Ribu Masker

Sugeng : Jangan Sampai Masyarakat Kita Lengah

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membagikan sebanyak 2.000 Masker dan menghimbau masyarakat untuk tidak melupakan Protokol Kesehatan guna mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) varian Omicron di Kota Samarinda, Kamis (27/1/2022) pagi.

Sugeng Priyanto Kasi Kedaruratan BPBD Provinsi Kaltim menjelaskan, jika kegiatan ini dilakukan di 3 titik berkumpulnya banyak orang.  Yakni Pasar Kemuning Samarinda, simpang 4 Hotel Mesra,  dan Simpang 4 Lembuswana, dengan harapan masyarakat tidak melupakan pentingnya Protokol Kesehatan.

“Hari ini kita melakukan kegiatan bagi-bagi Masker dan menghimbau masyarakat, apalagi saat ini sudah ada varian baru yaitu Omicron. Jangan sampai masyarakat kita lengah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran rantai Covid-19 di wilayah Samarinda, kita memastikan kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan. Hari ini sebanyak 2.000 Masker dibagikan kepada masyarakat, di tiga titik tersebut,” ucap Sugeng kepada awak media DETAKKaltim.Com.

Baca Juga :

Selain memberi Masker, dalam kegiatan ini pihaknya juga memberi edukasi lebih kepada masyarakat Kota Samarinda tentang bahayanya Covid -19 varian Omicron agar selalu waspada.

“Memakai Masker ini untuk keselamatan kita, dan untuk keselamatan orang lain juga, dibandingkan dengan varian lainnya. Omicron menggandakan dirinya 70 kali lebih cepat di jaringan yang melapisi saluran pernafasan, yang dapat memfasilitasi penyebaran dari orang ke orang,” lanjutnya. 

Pihak BPBD berharap dengan adanya dilakukan kegiatan ini dapat mencegah penyebaran Covid-19 dengan varian baru. Selain tindakan pembagian Masker, petugas juga terus menghimbau masyarakat untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan, menghindari kerumunan dan selalu mengenakan Masker saat bepergian. (DETAKKaltim.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.