Hilang Saat Merawai, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Ipang di Perairan Sangalaki

Tim SAR Dibagi Dalam 2 Unit

DETAKKaltim.Com, BERAU : Tim Rescue Gabungan dari unsur Unit Siaga SAR Berau, Pos AL Tanjung Batu, BPBD Berau, dan masyarakat kembali melanjutkan pencarian terhadap Ipang (35) di Perairan Sangalaki, Berau, Kaltim, Kamis (9/12/2021) Pukul 07:00 Wita.

Pencarian terhadap Ipang, korban kecelakaan Kapal Nelayan yang mengalami mati mesin saat menangkap Ikan menggunakan Rawai, sehari sebelumnya dihentikan pada Pukul 17:30 Wita dengan hasil masih nihil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan, Pukul 07:00 Wita direncanakan Tim SAR Gabungan akan melaksanakan briefing pencarian.

Search and Rescue Unit (SRU) I menggunakan  RIB 9,5 Meter melaksanakan pencarian sekitar LKP (lokasi kejadian). SRU II, Speed Boat  Pos TNI Tanjung Batu melaksanakan pencarian ke arah Timur Tenggara,” jelas Melkianus dalam keterangan tertulisnya yang diterima DETAKKaltim.Com Pukul 07:41Wita.

Opersasi pencarian hari ini merupakan Hari Ke-2 setelah laporan kecelakaan tersebut diterima pada hari Rabu (8/12/2021) Pukul 07:25 Wita. Berdasarkan laporan dari BMKG, cuaca dilaporkan berawan di lokasi pencarian.

BERITA TERKAIT :

Kronologis kejadian tersebut bermula, Senin (6/12/2021) sekitar Pukul 09:00 Wita 4 Perahu Nelayan, masing-masing Perahu 1 orang dan membawa 2 Rawai berangkat pergi mencari Ikan dengan cara Merawai.

Sekitar Pukul 11:00 Wita ke-4 Nelayan tiba di lokasi Perairan Sangalaki (fishing ground) langsung menebar Rawai.

Baca Juga :

Sekira Pukul 12:00 Wita Perahu Ipang mengalami mati mesin dan meminta bantuan kepada 3 temannya untuk coba diperbaiki, namun tidak bisa karena pada bagian mesin perkelipnya patah dan keterbatasan peralatan.

Karena hari sudah mulai sore, sekitar Pukul 16:00 Wita ke-3 temannya ini meninggalkan Ipang untuk mengambil Rawai yang sudah disebar.

Setelah Rawainya diambil kemudian ke-3 temannya kembali lagi ke posisi Ipang, namun sudah tidak ada di lokasi dan berusaha dilakukan pencarian sampai malam hari.

Sekitar Pukul 21:00 Wita terjadi hujan deras disertai angin kencang, ke-3 Nelayan berlindung dengan cara Perahu diikat di Rawai sampai pagi hari, Selasa (7/12/2021).

Sekitar Pukul 07:00 Wita cuaca mulai reda, dan dilanjutkan pencarian kembali terhadap Ipang sampai dengan siang hari Pukul 13:00 Wita.

Lantaran pencarian tidak membuahkan hasil, ke-3 Nelayan ini masing-masing Basri (41), Jamal (41), dan Lempa (41) pulang ke Talisayan untuk melapor ke Ketua Nelayan dan aparat terkait. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!