Terbukti Curi 2 Motor, Agustianur Dihukum 2 Tahun Penjara

Terdakwa Terima, JPU Terima Putusan

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Terdakwa Agustianur alias Kumai Bin Muhammad Ramli yang didakwa melakukan tindak pidana pencurian akhirnya divonis bersalah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, Rabu (17/11/2021) sore.

Dalam amar Putusannya, Majelis Hakim yang diketuai Muhammad Nur Ibrahim SH MH dengan Hakim Anggota Nugrahini Meinastiti SH dan Lukman Akhmad SH menyatakan, Terdakwa Agustianur terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.

Melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan dengan perbarengan; sebagaimana dalam Dakwaan tunggal Pasal 363 Ayat (1) Ke-5 KUHP Junto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

“Menjatukan pidana kepada Terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun,” sebut Ketua Majelis Hakim dalam amar Putusannya.

Majelis Hakim juga menetapkan barang bukti berupa  1 unit Sepeda Motor Honda Tiger KT 2450 WA  No rangka MH1MC22199K032676 Nomor Mesin MC22E-1032473, dikembalikan kepada Saksi Abdul Samad Bin Sanubi.

Sedangkan 1 unit Sepeda Motor Yamaha R15, Nomor rangka MH3RG4710KK099598, Nomor Mesin G3J6E0184822, KT 6349 IO atas nama Henny Ramadhani dikembalikan kepada Saksi Muhammad Syaparuddin Alfin Bin Asnan.

Hukuman ini lebih rendah dari Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Purwantoro SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda, yang menuntut Terdakwa Agustianur pada sidang sebelumnya selama 2 tahun dan 6 bulan.

Baca Juga :

Kasus ini bermula pada hari Sabtu (27/3/2021) sekitar Pukul 03:00 Wita terdakwa sedang berjalan kaki di sekitaran Jalan Cendana, sesampainya di Jalan Cendana, Gang 11, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, melihat ada sebuah rumah loteng yang saat itu kondisinya nampak sepi.

Kemudian Terdakwa memanjat melalui loteng rumah Abdul Samad yang saat itu tidak terkunci, setelah masuk kemudian mengambil 1 buah HP Samsung Android warna abu-abu dan 1 buah kunci Sepeda Motor yang terletak di atas Kulkas.

Terdakwa kemudian keluar lewat pintu bawah, dan membawa Sepeda Motor Honda Tiger KT 2450 WA milik Abdul Samad.

Untuk perbuatan Kedua, berawal pada hari Minggu (9/5/2021) sekitar Pukul 04:30 Wita, Terdakwa Agustianur berjalan kaki di Jalan Revolusi. Saat sampai di Gang Berkah, Kelurahan Lok Bahu, Terdakwa melihat sebuah rumah loteng dalam keadaan sepi.

Kemudian timbul niat jahat Terdakwa untuk mengambil barang yang ada di rumah tersebut, dengan cara memanjat ke loteng dan masuk melalui jendela yang saat itu tidak terkunci.

Terdakwa kemudian mengambil Dompet, HP merk Xiomi warna hitam, dan kunci Sepeda Motor Yamaha R15 KT 6349 IO. Setelah itu membawa Sepeda Motor Yamaha milik Muhammad Syaparuddin tersebut.

Atas kejadian itu, Syaparuddin mengalami kerugian sekitar Rp40 Juta, sedangkan Abdul Samad mengalami kerugian sekitar Rp7,5 Juta.

Terhadap Putusan tersebut, Terdakwa Agustianur menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim menyatakan Terima.

“Bagaimana Terdakwa, Terima atau Banding?” Tanya Ketua Majelis Hakim.

“Terima!” kata Terdakwa Agustianur yang tidak didampingi Penasehat Hukum dengan suara tegas.

“Penuntut Umum?” tanya Ketua Majelis Hakim.

“Terima,” sahut JPU.

Sejurus kemudian, Ketua Majelis Hakim menutup sidang perkara nomor 718/Pid.B/2021/PN Smr tersebut dengan ketukan Palu. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!