Longsor di Jalan Jelawat Timbun 2 Motor Joko di Dapur

Joko : Di Dapur Situ Saya Biasa Parkir Motor

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan sering melanda Kota Samarinda, membuat sejumlah titik terjadi longsor. Salah satunya di Jalan Jelawat, Gang 9, Blok B1, RT 06 dan RT 38, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Rabu (15/9/2021) siang.

Akibat kejadian longsor tersebut, kurang lebih 6 rumah dan 1 Musholla terdampak atas musibah itu. Warga mengetahui kejadian longsornya tanah di pemukiman padat penduduk tersebut, sekitar Pukul 11:30 Wita.

“Saat kejadian saya lagi tidur, dan tiba tiba dibangunkan ibu saya karena ada suara gemuruh tanah longsor yang menjebol bagian dapur saya. Di dapur situ saya biasa parkir motor, jadi ada dua motor yang tertimbun tanah,” kata Joko, warga RT 06 kepada awak media DETAKKaltim.Com.

Ketua RT 06 Jumadi menjelaskan, jika bangunan yang terdampak longsor sebanyak 7 bangunan. Dari beberapa rumah tersebut kondisi terparah akibat longsor ada 1 rumah, dengan keadaan bagian pondasi sudah menggantung.

“Saya pertama kali tahu dari warga yang live di Sosmed, setelah itu saya cross check dan memang sekitar 7 bangunan yang terdampak. Rata-rata bagian belakang rumah, dan teras rumah warga,” ucap Jumadi.

Baca Juga :

Jumadi melanjutkan, jika kondisi longsor masih mengkhawatirkan karena tanah masih menumpuk di bagian rumah warga. Dan ia khawatirkan jika tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin tanah yang menumpuk tersebut akan menjebol dinding rumah warga.

“Ya, kita tahu akhir-akhir ini hujan terus. Dan yang saya khawatirkan kalau tidak segera ditangani, maka kerusakan rumah warga akan lebih parah,” lanjut Jumadi.

Jumadi juga berharap kepada pemerintah untuk bisa membantu mengatasi kondisi longsor di kawasan tersebut, sebab bila tidak bukan tidak mungkin longsor susulan dapat terjadi kembali dan berakibat lebih parah.

“Saya pribadi berharap dinas terkait bisa datang dan mengecek kondisi longsor di sini, dan semoga segera mendapat solusi bagi warga di sini karena saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.” tutup Jumadi. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!