Akses Jalan Penghubung Sangatta-Rantau Pulung Lumpuh

Bupati Kutim Tinjau Lokasi Longsor

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Longsor yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi pada Minggu dini hari (4/9/2021) di Jalan Penghubung Sangatta-Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), sempat tidak dapat dilalui kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat.

Dengan kondisi tersebut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC), bergerak cepat dengan turun langsung ke lapang meninjau sejauh mana kerusakan yang terjadi jalan Penghubung Sangatta-Rantau Pulung akibat curah hujan yang terjadi semalam.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meninjau lokasi jalan amblas sejauh 150 meter, penghubung antara Kecamatan Sangatta Utara dan Kecamatan Rantau Pulung, Minggu (4/9/2021).

Bupati Kutim memaparkan, menurut informasi yang didapat oleh Kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) longsor tersebut diakibatkan oleh kontur tanah yang kurang kuat, serta curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu beberapa hari belakangan ini.

“Menurut informasi dari Dinas PU dan Camat sekitar 100 meter. Tapi begitu hari ini saya tengok ke lokasi, saya rasa ini 150 meter, bukan 100 meter,” ucap Ardiansyah.

Baca Juga :

Ardiansyah mengintruksikan kepada pihak PT KPC yang ikut turut serta meninjau ke daerah longsor tersebut bersama Dinas PU, untuk segera melakukan tindakan darurat agar masih dapat dilewati oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Selain itu Dinas Perhubungan (Dishub) juga dikerahkan guna memasang tanda block area bagi kendaraan roda 4 dan selebihnya di simpang Telkom, Kecamatan Sangatta Utara, dan Kilometer 106, Kecamatan Rantau Pulung.

“Nah selebihnya ini memang harus kita perbaiki, mudah-mudahan anggaran tahun depan sudah selesai. Mudahan juga KPC mau berkolaborasi, tapi kita minta juga mereka untuk ambil bagian untuk perbaikan jalan ini,” bebernya.

Saat ini alat berat milik Dinas PU serta beberapa alat berat milik PT KPC, telah dikerahkan untuk penanganan sementara.

“Untuk pengerjaan darurat ini sekitar tiga hari, tapi kalau untuk perbaikan total masih akan kita rapatkan lagi. Karena ini pekerjaan besar belum bisa diestimasi berapa hari.” pungkasnya. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : RH

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!