Bahas Perda Tata Ruang, Pemkab Kukar Terkendala Tambang Koridor   

Suparni : Pernah Melakukan Teguran Secara Lisan Maupun Surat

DETAKKaltim.Com, KUTAI KARTANEGARA : Saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) beserta DPRD Kukar, sedang membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang Tata Ruang dan Tata Wilayah Kabupaten Kukar.

Namun terkendala, dan permasalahannya adalah banyak Tambang Koridor di beberapa Kecamatan di wilayah Kukar. Salah satunya ada di Kecamatan Loa Janan.

Ahmad Yani anggota DPRD Kukar dari PDI Perjuangan sekaligus anggota Pansus pembahasan Tata Ruang dan Tata Wilayah Kabupaten Kukar, menggelar pertemuan dengan Pemerintah Desa Purwajaya beserta beberapa tokoh masyarakat, untuk membahas tentang maraknya Tambang Koridor di wilayah Desa Purwajaya, Kecamatan loa Janan, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Purwajaya, Senin (19/7/2021).

Dalam keterangannya, Ahmad Yani meminta Pemerintah Desa Purwajaya beserta tokoh masyarakat, bisa memberikan masukan serta solusi terkait banyaknya Tambang Koridor di wilayah Desa Purwajaya, karena kalau dibiarkan terus Desa Purwajaya akan hancur.

“Terlebih para Penambang Koridor tidak bertanggungjawab terhadap dampak lingkungan,” tegas Ahmad Yani.

Baca Juga :

Ia berharap ke depannya tidak perlu lagi ada aktivitas Tambang Koridor.

“Terlebih saat ini Pemerintah Kabupaten Kukar sedang membahas tentang Tata Ruang, dan Tata Wilayah untuk Kabupaten Kukar,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Purwajaya melalui Sekertaris Desa Purwajaya Tini Suparni dengan tegas mengatakan, secara administrasi pihak Pemerintah Desa Purwajaya tidak pernah mengeluarkan izin terkait adanya aktivitas penambangan Batubara secara ilegal/Koridor.

“Bahkan pihak Pemerintah Desa Purwajaya pernah melakukan teguran secara lisan, maupun surat kepada para penambang koridor tapi tidak diindahkan,” ungkap Suparni.

Menurutnya, diduga ada oknum aparat keamanan yang memback-up terkait adanya aktivitas penambangan Batubara secara ilegal/koridor.

Hal senada juga disampaikan oleh H Anto selaku tokoh masyarakat, menurutnya, perlu keseriusan dari semua pihak untuk menangani masalah Tambang Koridor di wilayah Desa Purwajaya.

“Jangan sampai masalah Tambang Koridor ini hanya dibahas, tapi tidak ada tindakan serius dari Pemerintah Kabupaten serta pihak-pihak terkait. Terlebih adanya keterlibatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, serta hanya untuk kepentingan pribadinya saja.” pintanya menandaskan. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Alim

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!