Pemberlakuan PPKM Darurat Dinilai Anggota DPRD Balikpapan Tepat

Alwi : Langkah Yang Tepat

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Melalui sambungan telepon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Alwi Al Qadri menyampaikan, diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) Darurat pastinya ada yang dirugikan, seperti halnya para pedagang.

Balikpapan mengalami trend meningkatnya Covid-19 dibanding hari-hari sebelumnya, sehingga kebijakan PPKM Darurat dinilai tepat. Dalam sehari saja bisa sampai 500 yang terkonfirmasi positif.

“Saya pikir dengan situasi yang darurat seperti sekarang ini, langkah yang tepat Pemerintah Kota menerapkan PPKM Darurat ini,” kata Alwi, Rabu (14/7/2021).

Surat Edaran Pemerintah Kota terkait Idul Adha untuk kawasan zona merah agar tidak melakukan Sholat Idul Adha, hal ini mendapat respon yang positif oleh Ketua Komisi 3 Alwi Al Qadri.

“Di luar dari zona merah, wajib memperketat bagi masyarakat yang melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid, minimal 50% dari jumlah kapasitas di Masjid,” jelas politisi muda Partai Golkar ini.

Baca Juga : 

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Balikpapan sangat tinggi, bahkan proses penguburannyapun harus mengantri. Petugas gali kubur mengalami kendala, karena keterbatasan petugas gali kubur.

“Petugas gali kubur jasanya sangat luar biasa, Pemerintah Kota harus lebih memperhatikan juga. Paling tidak, ada insentiflah bagi petugas-petugas ini untuk diberikan,” tegas Alwi.

Masih kata Alwi, petugas medis di lapangan dengan situasi seperti sekarang ini pastinya mengalami kendala kurangnya petugas medis.

“Mudah-mudahan saja setelah PPKM Darurat ini berakhir, dan jumlah terkonfirmasi positif segera berkurang. Namun jika masih terus meningkat, setuju jika petugas medis dil apangan untuk ditambah,” ungkapnya.

Iapun menyampaikan harapannya, semoga Covid-19 ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan tenang aman dan nyaman. (DETAKKaltim.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!