Sekat Semua Pintu Masuk, PPKM Mikro Diberlakukan Pemkot Samarinda

10 Persen Penderita Covid-19 Berumur Di Bawah 18 Tahun

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dengan melejitnya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Samarinda membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang dimulai pada Senin kemarin (5/7/2021) hingga Selasa (20/7/021) nanti.

Wali Kota Samarinda menjelaskan, pihaknya akan secara rutin melakukan pengecekan di pintu-pintu masuk menuju Kota Samarinda, pembatasan aktivitas pelayanan publik, pembatasan aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, serta pembatasan masyarakat yang berpotensi menimbulkan berkumpulnya orang banyak pada satu titik.

“Garis besarnya kita akan melakukan penyekatan di semua titik masuk Samarinda. Untuk aktivitas pelayanan publik, pelaksanaannya akan dilakukan secara online dan untuk ASN maupun non-ASN melakukan Work From Home (WFH), bahkan perjalanan dinas dihentikan kalau tidak ada yang mendesak. Serta mall dan tempat hiburan akan dibatasi sampai Jam 9 malam saja, tetapi toko yang menjual kebutuhan pokok hingga obat-obatan kami berikan kelonggaran sampai jam 11 malam,” ucap Andi Harun kepada awak media DETAKKaltim.Com, Selasa (6/7/2021) siang.

Baca juga :

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar aktivitas di luar rumah yang melibatkan anak berusia 0-16 tahun dikurangi, hal tersebut dilakukan akibat melejitnya angka Covid-19. 10 persennya berasal dari kategori usia di bawah 18 tahun sehingga diharapkan agar anak-anak tidak banyak melakukan kegiatan di luar rumah.

“Jadi jika terlihat ada yang membawa anak ke mall atau pusat perbelanjaan, intinya tempat dimana banyak orang berkumpul kami akan mengimbau agar membawa pulang anaknya ke rumah ” lanjutnya.

Ia juga berharap warga Samarinda bisa mengikuti aturan tersebut, dan berharap mampu mengendalikan kebijakan yang akan berlaku sampai tanggal 20 sesuai dengan perintah dari pusat.

“Nanti ketika sudah selesai, kita akan melakukan evaluasi. Apakah kita akan terus menerapkan atau memberikan kelonggaran, tergantung dari perkembangan Covid-19 di Kota Samarinda,” tandasnya. (DETAKKaltim.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!