Melawat ke Utara, Gubernur Kaltim Perah Susu Sapi di Sangatta

Isran : Ya, Jadi Saya Tadi Ikut Memerah Susu Sapi

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sapi Perah bukan lagi hanya menjadi tontonan saja di Televisi oleh masyarakat di Kabupaten Kutai Timur. Di lahan eks Tambang milik Perusahaan Batubara PT Kaltim Prima Coal, Peternakan Sapi Perah Terpadu (PESAT) dihadirkan sebagai produk pembangunan berkelanjutan.

Salah satu agenda kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Kaltim Isran Noor dalam lawatannya ke wilayah Kaltim Utara Kaltim, meninjau Peternakan Sapi Perah Terpadu (PESAT) yang terletak di Swarga Bara, Sangata Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Dalam kesempatan tersebut, usai menuntaskan agenda di Bontang, orang nomor satu di Kaltim ini didampingi Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meninjau perkembangan dari Peternakan Sapi Perah Terpadu, yang merupakan salah satu program Corporate social responsibility (CSR). Dasar dibentuknya PESAT adalah memberdayakan masyarakat sekitar, agar aspek ekonomi mereka dapat ikut terpacu.

“Kami memberdayakan masyarakat di sekitar sini, bahkan mereka menanam Rumput Gajah untuk Pakan Sapi. Hanya di sini Rumput Gajah ini ditanam. Yang jelas pakan dedaunan yang difermentasi ini, kita beli dari masyarakat. Yang jelas dengan harga yang baik pula,” ujar Kepala Operasional PESAT Rangga Lawe Sandjaya kepada awak media DETAKKaltim.Com, Kamis (24/6/2021).

BERITA TERKAIT :

Rangga memastikan bahwa semua hal yang bisa melibatkan masyarakat sekitar akan dilakukan di PESAT, sebab standar pencapaian PESAT adalah besarnya jumlah masyarakat yang turut memanfaatkan kehadiran Peternakan Sapi secara keseluruhan.

“Semakin banyak masyarakat yang terlibat maka semakin berhasil program ini, bahkan PESAT berencana menjalankan program mitra kerja bersama kelompok tani sebagai penyedia bahan pangan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim diminta ikut serta memerah Susu Sapi, dan diajak langsung mengetahui proses penyetrilan Susu Sapi agar bisa dikonsumsi dengan aman.

“Ya, jadi saya tadi ikut memerah Susu Sapi dan minum Susu Sapi langsung dari Peternakan. Harapan saya banyak masyarakat yang terbantu dalam hal ekonomi dengan adanya Peternakan ini, agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton tapi juga ikut terlibat.” tutur Isran menandaskan. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!