Serang Penjual Nasi Kuning, Tawon Tabuan Dibasmi Disdamkar Samarinda

Hendrawan : Seorang Ibu Tiba-Tiba Disengat

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda mengevakuasi Sarang Tawon jenis Tabuan yang bersarang di papan reklame Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Selasa (16/6/2021) malam.

Proses evakuasi memakan waktu selama satu jam lantaran sarang berada di ketinggian 10 meter, dan ukuran sarang sebesar 2 kali Bola Basket. Untuk bisa mengevakuasi Sarang Tawon Tabuan tersebut, petugas menggunakan unit tangga atau biasa disebut unit Jerapah yang berada di Posko 1 Jalan Mulawarman.

Dengan menggunakan cairan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan baju khusus, 2 orang petugas berusaha membasmi serangga yang berbahaya tersebut. Setelah dipastikan Tabuan yang ada di dalam sarang mati, barulah sarang tersebut dimasukkan ke dalam kantung plastik.

“Evakuasi dilakukan di malam hari menggunakan unit Jerapah karena memang lokasi sarang cukup tinggi, sengaja dilakukan pada malam hari karena Tabuan akan lebih berbahaya jika di siang hari. Evakuasi Tabuan sangat beresiko, jika tidak memiliki pengalaman dan peralatan bisa jadi orang yang mengevakuasi itu jadi korban, untuk itu perlu kehati-hatian,” ucap Humas Disdamkar Heri Sunandar kepada awak media DETAKKaltim.Com.

Baca juga :

Hendrawan, seorang warga sekitar mengatakan, keberadaan Sarang Tabuan tersebut sangat meresahkan. Bahkan 2 orang warga disengat di siang hari, saat berada di bawah papan reklame tersebut.

“Yang disengat ini warga dan penjual Nasi Kuning. Saat berjualan penjual Nasi Kuning seorang ibu tiba-tiba disengat, karena tidak tahu jika ada Tabuan yang mendekat,” ujar Hendrawan.

Pihak Disdamkar berpesan jika ada hal serupa, agar warga aktif memberikan informasi sehingga tidak ada jatuh korban. Karena sengatan dari Tabuan sangat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kematian. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!