Jembatan Mahkota 2 Kembali Bisa Digunakan dengan Syarat

Jembatan Mahkota 2 Berganti Nama Jembatan Achmad Amins

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Setelah 45 hari ditutup Jembatan Mahkota 2 kembali dibuka untuk semua jenis kendaraan umum roda 2 dan roda 4 saja, selain dibuka kembali Jembatanpun berubah nama menjadi Jembatan Achmad Amin, Kamis (10/6/2021) siang.

Pada 26 April 2021 Jembatan Mahkota 2 tersebut mengalami abrasi di sekitar Pilar dan sempat mengalami pergeseran Pondasi. Tiang jembatan sisi Kecamatan Palaran, sehingga dilakukan penutupan sementara.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan bahwa secara resmi ia membuka kembali akses Jembatan tersebut dari sisi Sungai Kapih, dengan catatan hanya diperbolehkan kendaraan roda 2 dan 4 saja.

“Jadi siang ini syukuran dan peresmian penggunaan nama Jembatan Mahkota 2 menjadi Jembatan Achmad Amins, sekaligus pembukaan kembali sejak ditutup sementara akibat adanya longsor di sekitar tiang Jembatan, tapi dengan catatan kendaraan truk ataupun kendaraan yang bermuatan belum boleh melintas,” ucapnya kepada awak media DETAKKaltim.Com, Kamis (10/6/2021).

Ia juga menyampaikan bergantinya nama jembatan menjadi Achmad Amins lantaran mantan Wali Kota Samarinda 2 periode tersebut merupakan pencetus berdirinya Jembatan tersebut, selain itu ini merupakan penghargaan terhadap jasa Achmad Amins yang memimpin Kota Samarinda sejak 2000 hingga 2010.

“Untuk kita ketahui penyelesaian Jembatan ini butuh perjuangan yang panjang hingga memakan waktu lebih dari 10 tahun, karena beliau adalah mantan Wali Kota Samarinda dan memang beliau pencetus awalnya sehingga sangat menaruh rasa hormat kita kepada beliau, dan menjadikan nama beliau sebagai nama Jembatan,” lanjutnya.

Dari hasil pengukuran teknis, baik Pilar, Kabel atas maupun bawah, serta keretakan, disimpulkan oleh Komisi Keselamatan Jembatan, Jalan dan Terowongan, Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Bina Marga, kondisi fondasi Jembatan masih dalam keadaan aman.

Baca juga :

Baca juga:  Walikota Samarinda Buka TMMD Ke-105, Danrem : Mempercepat Proses Pembangunan

“Kemarin sudah ditinjau dan diukur baik Pilar dan Kabelnya serta retaknya, sejauh ini kondisinya masih aman untuk kendaraan yang diperbolehkan melintas yaitu R2 dan R4.” tandasnya. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!