Komisi 4 DPRD Kaltim Minta Hindari Lewat “Pintu Belakang” PPDB

Salehuddin : Komisi 4 Akan Benar-Benar Memantau

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sekretaris Komisi 4 DPRD Kaltim Salehuddin meminta agar seluruh pihak, memantau terus tindakan penyalahgunaan data jelang Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).

Dengan adanya sistem zonasi dalam PPDB tahun 2021, membuat beberapa pihak diketahui melakukan penyalahgunaan data. Seperti di daerah lain, ditemukan oknum tak bertanggung jawab yang melakukan pemalsuan Kartu Keluarga (KK) atau menggunakan orang dalam atau ‘calo’.

“Saya minta agar dihindari tindakan lewat “pintu belakang”. Ini perbuatan kurang menyenangkan, khususnya bagi pejabat ataupun semua pihak yang membidangi pendidikan,” tegasnya saat dikonfirmasi DETAKKaltim.Com, Senin (7/6/2021).

Mengenai hal tersebut, Salehuddin mengatakan Komisi 4 DPRD Kaltim yang membidangi secara tegas akan memantau pelaksanaan PPDB tahun 2021 ini.

“Kita terus berkoordinasi dan melakukan rapat-rapat bersama dinas terkait. Komisi 4 akan benar-benar memantau, karena itu tanggung jawab kami sebagai fungsi pengawasan,” jelas Legislator dari Dapil Kukar ini.

Politisi Partai Golkar itu juga meminta agar pemerintah menindak secara tegas, apabila memang ada oknum yang melakukan penyalahgunaan berkas untuk pendaftaran PPDB.

PPDB tahun ajaran 2021 akan segera dibuka. Jadwal PPDB sendiri setiap daerah berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing pemerintahan.

Namun, rata-rata pendaftaran PPDB akan dimulai bulan Juni-Juli. Menghadapi PPDB tingkat SMA/SMK, belum lama ini Komisi 4 DPRD Kaltim mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.

Di sini, anggota dewan yang ada di Karang Paci berharap Disdikbub tetap mengacu pada petunjuk teknis (Juknis). Seperti penerapan sistem zonasi, namun untuk ini diserahkan ke masing-masing daerah.

“Apakah menggunakan sistem jarak ataupun ketentuan lainnya. Kalau untuk kouta sudah normatif seperti zonasi berapa persen, prestasi berapa persen, dan afirmasinya berapa persen,” ungkap Ketua Komisi 4 DPRD Kaltim Rusman Yaqub kala itu.

Baca juga:  Masa Kerja Pansus Ketahanan Keluarga DPRD Kaltim Diperpanjang

Baca juga :

Kemudian, seperti diketahui PPDB sudah menggunakan sistem online. Maka ia berharap seluruh SMA/SMK se-Kaltim mempersiapkan matang-matang.

Hal ini, berkaca pada pengalaman sebelumnya dimana server PPDB mengalami down. Sehingga diharapkan Disdikbud jauh-jauh hari sudah mempersiapkan, dan bekerja sama dengan operator jaringan di masing-masing wilayah.

“Kami juga mintanya ada layanan drive thru. Tetapi, itu tergantung dan kembali kepada kemampuan masing-masing sekolah.” pungkasnya. (DK.Com)

Penulis : adt

Editor  : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!