Jembatan Pulau Balang, Rp300 Milyar Buat Pembebasan Lahan Jalan Pendekat

Hasanuddin : Sudah Ditetapkan Rp300 Milyar

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim kini kembali membahas kelanjutan jalan pendekat menuju Jembatan Pulau Balang. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi 3 DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, ketika dikonfirmasi baru-baru ini.

Disebutkannya, bahwa anggaran sebesar Rp10 Milyar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 dialokasikan untuk membangun jalan pendekat Jembatan Pulau Balang tersebut. Sementara pada APBD Perubahan 2021, Hasanuddin belum mengetahui nominal pastinya.

“Tapi kalau pembebasan lahan sudah ditetapkan Rp300 Milyar,” ungkap Politisi Partai Golkar tersebut.

Pada APBD Perubahan 2021, lanjut Hasanuddin, diperkirakan anggaran yang akan dikucurkan pada jalan pendekat akan mencapai sekitar Rp1 Trilyun.

“Di APBD Perubahan akan dibahas. Tapi mungkin semuanya di APBD 2022,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi 3 DPRD Kaltim Muhammad Adam menyebut, bahwa telah 2 kali meninjau lapangan untuk proyek tersebut. Setidaknya ada 3 opsi untuk menghubungkan Balikpapan dengan Jembatan Pulau Balang.

Berita terkait :

Opsi Pertama, sebutnya, adalah dengan sesuai titik Penetapan Lokasi (Penlok) yang telah ditandatangani Wali Kota Balikpapan kala itu, Rizal Effendi, Desember 2020.

“Opsi ini butuh pembebasan lahan seluas 129 hektare, biayanya sekitar Rp300 Milyar. Karena di sana ada puluhan warga dan sekitar 25 perusahaan,” ungkap Adam.

Opsi Kedua kemudian dengan melalui 3 Sungai. Artinya, dibutuhkan anggaran untuk membangun 3 jembatan. Pada opsi ini dibutuhkan biaya konstruksi sampai Rp1 Trilyun.

Sementara pada opsi Ketiga, yakni dengan membuat jalur di atas kawasan Pesisir Pantai. “Rencananya, pembahasan APBD Perubahan 2021 akan dilaksanakan Juni dan Juli 2021.” pungkasnya. (DK.Com)

Penulis : adt

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.