Jelang Idul Fitri, DPRD Balikpapan Berpesan Tetap Patuhi Prokes

Budiono : Agar Penyebaran Virus Covid-19 Tidak Bertambah

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Di tengah suasana bulan suci Ramadhan ini, Kota Balikpapan masih dihadapkan dengan wabah Covid-19, meski kondisinya sudah cenderung menurun.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Budiono menyampaikan, terkait dengan Sholat Ied yang tidak boleh dilaksanakan di lapangan serta adanya larangan mudik. Sesuai dengan anjuran Pemerintah Pusat, serta Satgas Covid-19  Dony Monardo yang telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan mudik, serta penerapan rapid antigen yang berlaku hanya 1 hari bagi pemudik.

“Hal ini dilakukan agar penyebaran Virus Covid-19 tidak bertambah, dan dapat diatasi dengan sesegera mungkin,” jelas Budiono.

Masih kata Budiono, tahun lalu Sholat Ied dilaksanakan di rumah masing-masing. Tapi untuk sekarang ini, Sholat Ied sudah bisa dilakukan di Masjid tapi tidak di lapangan.

Masyarakat tetap diwajibkan mengikuti Protokol Kesehatan, seperti memakai Masker dan rajin mencuci tangan serta selalu mengunakan hand sanitizer.

Untuk malam takbiran, kata Budiono lebih lanjut, Pemerintah Kota belum memberikan keputusannya. Namun akan dibahas melalui rapat internal, yang hasilnya akan disampaikan apakah malam takbiran boleh dirayakan dengan berkonvoi di jalan atau tidak.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono juga berpesan kepada seluruh masyarakat Balikpapan khususnya, agar selalu tetap menaati Protokol Kesehatan. Baik di luar rumah maupun di dalam rumah, guna memutus penyebaran Virus Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!