Pencarian Pemancing Korban Longsor Sungai Mahakam Masih Nihil

Riqi : Hari Kedua Belum Membuahkan Hasil

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Hari Kedua Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap Aan Ariyadi (22) yang ikut tercebur dan tenggelam, saat terjadi longsor di pinggir Sungai Mahakam, tepatnya di sekitar pilar beton Jembatan Mahkota 2, sisi Palaran, Minggu (25/4/2021).

Komandan Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Efendi mengatakan, pada hari Kedua pencarian korban tenggelam ini belum membuahkan hasil. Saat ini Tim SAR Gabungan memperluas radius pencarian hingga 1 Kilometer, sekaligus melakukan pemantauan di lokasi abrasi dengan cara bergantian.

“Kami sangat mengutamakan safety personil , untuk itu kami tidak bisa terlalu dekat dengan lokasi abrasi. Karena dikhawatirkan adanya abrasi susulan, dan jelas itu akan membahayakan personil jika kami terlalu dekat dengan lokasi abrasi,” ucap Riqi kepada DETAKKaltim.Com saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (26/4/2021) siang.

Berita terkait : DETIK-DETIK LONGSOR DI SUNGAI MAHAKAM HANYUTKAN PEMANCING

Selain itu pihaknya saat ini juga melakukan penyisiran ke daerah Kapal-Kapal yang bersandar, karena menurutnya bisa saja korban tersangkut di sela-sela Kapal. Karena menurut keterangan saksi, saat kejadian korban sempat melambaikan tangannya untuk meminta tolong.

“Menurut keterangan saksi saat kejadian tanah longsor karena abrasi tersebut, ia melihat korban sempat melambaikan tangan. Jadi diperkirakan korban terseret arus, dimana arus di sekitar lokasi kejadian sangat deras.” tandas Riqi

Tim SAR juga terus berkomunikasi dengan Kapal-Kapal yang melintas di perairan Sungai Mahakam setiap 1 jam sekali, guna menginformasikan sedang ada kegiatan Operasi SAR, dan berharap Kapal yang melintas bisa menginformasikan jika melihat sesuatu yang mencurigakan.

Hari Kedua pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan pada area seluas 1.76 NM² / 6  KM²  dengan Track Spacing 0.16  KM Per-Track.

(DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.