Main Judi Qiu-Qiu Menunggu Sahur, Tim Macan Polres Kutim Amankan 2 IRT

Polisi Sita Uang dan Domino Sebagai Barang Bukti

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Meski dalam suasana bulan suci Ramadhan, namun praktik perjudian tetap merajalela di wilayah hukum Polres Kutai Timur (Kutim).

Hal itu terbukti dalam operasi pekat yang dilakukan Polres Kutim. Tim Macan kembali membongkar praktik perjudian Domino Qiu Qiu di wilayah hukum Sangatta. Sebanyak 5 orang berhasil diamankan oleh tim Macam Polres Kutim saat penggrebekan tersebut, 2 di antaranya merupakan perempuan.

Kelima tersangka yang berhasil diamankan tersebut yakni EH, INI, HO, MA dan AN, mereka diamankan pada hari Jum’at (16/4/2021) di  Jalan Yos Sudarso 1, Gang Durian 3, Kecamatan Sangatta Utara, Kutim, Kaltim.

Kasat Reskrim Polres Kutim Abdul Rauf mengatakan, dari kelima orang yang berhasil diamankan, 2 di antaranya merupakan ibu rumah tangga (IRT) dan 3 orang laki-laki.

“Tiga orang laki-laki yang kita amankan itu salah satunya adalah karyawan perusahaan swasta, dan dua orang lagi belum memiliki pekerjaan tetap. Sementara dua orang wanita yang diamankan itu merupakan ibu rumah tangga,” jelas Rauf saat ditemui DETAKKaltim.Com di ruang kerjanya, Senin (19/3/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, salah satu wanita yang diamankan tersebut, bahkan membawa seorang anaknya saat sedang bermain judi. Mereka diamankan sekitar Pukul 03:00 dini hari.

“Saat dilakukan penggrebekan, kelima tersangka ini sedang bermain judi Domino Qiu-Qiu di sebuah pondok yang berada di pinggir Sungai,” ungkapnya.

Dari penangkapan tersebut lanjut Rauf, aparat keamanan berhasil menyita barang bukti Uang tunai sebesar Rp1.189.000,- dan 5 buah Domino.

“Atas perbuatan tersangka, mereka akan dijerat Pidana Pasal 303 Ayat (1) Ke-1 KUH Pidana dan atau Pasal 303 Bis Ayat (1) Ke-1 KUH Pidana maksimal hukuman 4 tahun penjara.” tutupnya. (DK.Com)

Penulis : RH

Editor  : Lukman

Baca juga:  Bahas Perubahan RPJMD, Kutim Siap Selaraskan Program Provinsi

Leave A Reply

Your email address will not be published.