Syarat Baru Diterapkan Bandara APT Pranoto Bagi Calon Penumpang

Tes Covid-19 dengan GeNose C19 Bayar Rp50 Ribu

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Bandara APT Pranoto (APTP), Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) akan menerapkan deteksi Covid-19 menggunakan alat GeNose C19, hal tersebut merupakan syarat bagi pelaku perjalanan dengan transportasi udara.

Penanggung jawab Media Farma APT Pranoto dr Ani Widyastuti menjelaskan jika layanan ini dimulai pada Jum’at (9/4/2021), mulai Pukul 05:30 Wita hingga selesai. Ia juga mengatakan jika dalam layanan test Covid-19 dengan Genose C19, memiliki syarat dan prosedur yang harus dipenuhi.

“Jadi memang ada syarat-syaratnya, yang jelas harus memiliki tiket penerbangan, kondisi tubuh harus sehat, dilarang makan dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melakukan tes, tidak menggunakan parfum atau minyak dengan bau menyengat, serta sudah melakukan verifikasi data dan pembayaran dengan menyiapkan tiket dan KTP,” ujar Ani kepada DETAKKaltim.Com saat dikonfirmasi, Kamis (8/4/2021).

Calon penumpang yang sudah berada di Klinik Media Farma di Bandara APT Pranoto, wajib melakukan verifikasi data dengan menunjukan KTP dan melakukan pembayaran sebesar Rp50 Ribu.

“Setelah prosedur verifikasi dan pembayaran calon penumpang akan mendapatkan kantong tiup, untuk mengambil sampel nafas di bilik Genose. Setelah itu akan dilakukan analisa hasil, dan calon penumpang menunggu hasil keluar di ruang tunggu,” lanjut Ani.

Jika setelah tes didapati hasil positif maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan, dan akan diarahkan oleh petugas untuk menuju bilik konsultasi untuk diberikan edukasi oleh petugas, dan dihimbau untuk isolasi mandiri atau Swab Tes.

“Otomatis jika hasilnya positif penumpang tidak bisa melanjutkan perjalanan, setelah mendapat arahan dan konsultasi calon penumpang akan diarahkan untuk meninggalkan bandara dengan protokol kesehatan 3M ,” tandas Ani. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!