Anggota DPRD Kutim Dampingi PGPI Audensi Bupati

Minta Perbaikan Rumah Ibadah

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Yulianus Palangiran, mendampingi perwakilan Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kutim untuk menemui Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Dalam pertemuan itu, Yulianus menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim agar bisa menjadi pemimpin yang adil tanpa memandang keyakinan.

Yulianus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, lantaran telah mendengarkan keluh kesah dari perwakilan PGPI Kutim.

PGPI Kutim melaksanakan audiensi kepada Ardiansyah di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim lantai dua, Kawasan Bukit Pelangi, beberapa hari lalu.

“Saya selaku hamba Tuhan perwakilan dari DPRD Kutim mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ardiansyah, yang telah menerima kedatangan perwakilan dari umat Nasrani di Kutim,” ucap Yulianus saat mengisi acara audiensi tersebut.

Politisi dari Fraksi Partai Demokrat itu juga berharap pada pemerintahan yang baru ini, umat Nasrani juga diperhatikan. Seperti umat yang lainnya, sebagai wakil rakyat dari umat Nasrani, ia menginginkan perlakuan yang adil.

“Semoga di pemerintahan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang, umat Nasrani juga diperhatikan seperti umat agama yang lainnya,” tambahnya.

Yulianus berharap apa yang telah dikeluhkan oleh PGPI Kutai Timur, dapat diselesaikan dengan bantuan dari pemerintah. Karena umat Nasrani juga merupakan bagian dari rakyat Kutai Timur. Bahkan mereka juga berperan dalam mengantarkan pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang, untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati.

“Apa yang telah dikeluhkan oleh perwakilan hamba Tuhan, semoga Bupati Ardiansyah dapat memberikan solusi,” pungkas Yulianus.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman tanggapi permintaan lembaga agama PGPI Kutim terkait perbaikan rumah ibadah umat Kristen.

Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan segala usulan terkait perbaikan rumah ibadah sudah masuk pada poin skala prioritas, pada saat kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yang lalu.

Baca juga:  Bawa Tulang Leher, Mabes Polri Berjuang Ungkap Misteri Kematian Yusuf

“Walau tidak semua aspirasi bisa terakomodir, mudah-mudahan perbaikan rumah ibadah bisa terealisasikan.” pungkasnya.  (DK.Com/adv.)

Penulis : RH

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.