Pecel Pincuk Kediri Samarinda Sajikan Cita Rasa Asli Daerah Asal

SOHIB JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com, ada yang suka makan makanan khas daerah? Khususnya Nasil Pecel. Bagi yang suka atau sekedar ingin coba-coba bisa mengikuti langkah Tim JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com ke tempat yang satu ini.

Menemukan hidangan Pecel khas Kediri di Ibu Kota Kaltim memang tak begitu susah, tapi jarang yang cita rasanya masih autentik. Beberapa mungkin telah memodifikasi bumbunya, mengingat segelintir bahan perlu didatangkan dari daerah asalnya. Jelas, bukan suatu hal yang mudah.

Namun, di tengah keriuhan Samarinda, ada satu tempat makan enak yang menyajikan Pecel Pincuk dengan cita rasa asli. Pecel Pincuk Samarinda namanya.

“Pecel pincuk ini lebih pedes. Di sini juga kami memiliki lauk yang beraneka ragam seperti Paru, Kulit Ayam Krispi, dan banyak lagi. Untuk tempatnyapun kita bukan kayak Pecel di Samarinda kebanyakan, kita pakai Daun Pisang di bawahnya anyaman Bambu gitu, langsung dari Jawa sana,” jelas Riris, pemilik Pecel Pincuk Khas Kediri di Samarinda.

Menempati salah satu bangunan di kawasan Jalan Angklung Samarinda. Di sini, tersedia pula beragam pilihan lauk sebagai teman menyantap Pecel. Ada Telur Puyuh, Ati Ampela, Tempe Goreng, dan Kulit Ayam Krispi, Paru, serta aneka gorengan.

Seporsi Nasi Pecel dari harga Rp10 Ribu hingga Rp17 Ribu, tersaji di atas piring beralaskan Daun Pisang dan di bawahnya terdapat Piring Pincuk Anyaman Bambu.

“Saya kira Pecel ini kan makanan sehari-hari, marketnya luas. Siapapun bisa makan Pecel. Di Pecel Pincuk ini di konsep semodern mungkin agar siapa aja, keluarga, tua, muda bisa mampir di sini,” kata Riris.

Selain Pecel Pincuk, ia bersama sang istri juga menjual Pisang Goreng Madu. Dimana  Pisang beserta adonan dikukus dan difrozen, lalu digoreng, terakhir diberi Madu. Untuk harga satu porsi Rp20 Ribu isi 5 Pisang Goreng Madu dengan ukuran besar.

Baca juga:  Manjakan Lidah dengan Masakan Khas Jepang Salmon Mentai Don di Sokyo

Namun, Riris mengaku bahwa dimasa pandemi ini, usaha yang ia rintis sejak februari 2020 seperti rollercoaster akibat pandemi.

“Ya, seperti rollercoaster, karena ada momen yang kadang rame, kadang nggak. Pokoknya nggak bisa diprediksi. Tapi yang jelas Pecel Pincuk ini sudah memiliki pelanggan loyal,” tutup Riris.

Nah, sohib JELAJAHKuliner DETAKKaltim.Com, gimana, pengen nyoba? Yuk buruan deh ke sana. Gongli alias GOYANG-GOYANG LIDAHNYA, nikmati sensasi Pecel Mediun yang rasa asli Kediri ini. (DK.Com)

Penulis : Nta

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.